Pemkot Tangsel Luncurkan Aplikasi SANSET, Benyamin Tekankan Transparansi Pengelolaan Aset

By
2 Min Read

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus memperkuat tata kelola aset daerah berbasis digital. Upaya tersebut ditandai dengan sosialisasi Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) Tahun 2027 sekaligus soft launching aplikasi SANSET di Aula Blandongan, Pemkot Tangsel, Senin (18/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Tangsel.

Dalam sambutannya, Benyamin menegaskan bahwa penyusunan RKBMD menjadi salah satu tahapan penting dalam siklus pengelolaan barang milik daerah. Menurutnya, perencanaan kebutuhan aset harus dilakukan secara dinamis dan terus diperbarui agar pengadaan barang benar-benar sesuai kebutuhan organisasi serta tetap efisien terhadap penggunaan anggaran.

“Penyusunan RKBMD merupakan salah satu tahap penting dalam siklus pengelolaan milik daerah. Nah, ini sifatnya dinamis dan terus akan kita lakukan update ini. Melalui RKBMD, pemerintah daerah dapat memastikan bahwa setiap pengadaan barang dilaksanakan berdasarkan kebutuhan nyata, prioritas organisasi, dan prinsip efisiensi anggaran,” ujar Benyamin.

Ia juga mengakui masih terdapat sejumlah persoalan dalam pengelolaan aset daerah, mulai dari pengadaan barang yang belum tepat sasaran, adanya duplikasi aset, hingga pemanfaatan aset yang belum optimal.

Karena itu, Pemkot Tangsel mulai mendorong transformasi digital melalui aplikasi SANSET atau Sistem Administrasi dan Tanda Tangan Elektronik Aset. Aplikasi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses administrasi, monitoring, hingga pengendalian aset daerah secara lebih akurat dan transparan.

“Soft launching aplikasi SANSET atau Sistem Administrasi dan Tanda Tangan Elektronik Aset sebagai bagian dari upaya transformasi digital dalam pengelolaan barang milik daerah. Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah penatausahaan, monitoring, dan pengendalian aset secara lebih cepat, akurat, dan berintegritas,” katanya.

Benyamin berharap kehadiran SANSET tidak hanya menjadi inovasi teknologi, tetapi juga mampu mendorong tata kelola aset daerah yang lebih modern dan akuntabel di lingkungan Pemkot Tangsel.

“Saya berharap kehadiran SANSET tidak hanya menjadi inovasi sistem, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membangun tata kelola aset daerah yang lebih modern, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya.

Share This Article