Home Berita Pengembangan SDM, Dinas Koperasi dan UKM Selaraskan Visi Walikota Tangsel

Pengembangan SDM, Dinas Koperasi dan UKM Selaraskan Visi Walikota Tangsel

0
Dari kiri kedua, Kadis Koperasi & UKM bersama Walikota Tangsel, perwakilan pelaku usaha, Ketua Dekopinda Tangsel dan motivator (Nanang Qosim) menyaksikan penampilan model produk busana muslimah Tangsel.

Perkembangan ekonomi yang semakin pesat menjadi tolak ukur kesejahteraan masyarakat di suatu daerah, apalagi ditambah dengan kemajuan kecanggihan teknologi yang mengharuskan sumber daya manusia (SDM) mampu berinovasi dan memanfaatkan teknologi untuk melakukan survive (bertahan) dan berdaya saing dalam aspek ekonomi.

Kota Tangerang selatan (Tangsel) terbilang kota yang mungil berusia 7 tahun terdiri dari 7 kecamatan dan 54 kelurahan mampu membuktikan peningkatan ekonominya. Hal itu juga akan ditingkatkan pada visi-misi periode 5 tahun selanjutnya pasangan Airin-Benyamin, Walikota dan Wakil Walikota Tangsel yaitu mengembangkan SDM yang handal dan berdaya saing tinggi, meningkatkan infrastruktur kota berbasis fungsional, menciptakan kota layak huni yang berwawasan lingkungan, mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis inovasi dan produk unggulan, terakhir adalah meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik berbasis teknologi informasi.

Visi-misi inilah yang juga akan diterapkan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop dan UKM) dalam mengembangkan SDM di koperasi dan UKM untuk mampu berinovasi agar berdaya saing tinggi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Kita (Dinas Koperasi dan UKM) akan menyesuaikan dan selaras pada visi Walikota Tangsel artinya kita mempunyai visi pemberdayaan koperasi dan UKM agar mampu memiliki daya saing tinggi dengan berbasis teknologi,” ungkap Warman Syanudin, kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel kepada tangerangonline.id.

Kadis Koperasi dan UKM bersama pelaku usaha Tangsel
Kadis Koperasi dan UKM bersama pelaku usaha Tangsel.

Berbagai program-program telah dipersiapkan oleh Dinas Koperasi dan UKM untuk merealisasikan visi pengembangan SDM seperti kegiatan pelatihan, workshop, sosialisasi dan juga pendampingan pelaku usaha. Hal ini diperlukan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada pelaku usaha dan nantinya bidang usaha yang dilakukannya diharapkan tidak monoton (satu jenis).

“Kita tingkatkan juga bagaimana pelaku usaha mempunyai jiwa bisnis, karena kalau koperasi dikelola hanya sambil lalu saja dan simpan pinjam saja akan ketinggalan, maka kita akan arahkan semua pelaku koperasi atau UKM harus memiliki jiwa berbisnis,” ujarnya.

Pengembangan SDM juga merupakan langkah menuju ekonomi kerakyatan, semakin tumbuh tingkat pengembangan SDM pada daya saing maka semakin bertahan dan maju kesejahteraan ekonomi. Hal ini juga yang digaungkan dalam visi Walikota dan Wakil Walikota Tangsel pada 5 tahun kedepan.

“Yang berikutnya, kita akan mengembangkan ekonomi kerakyatan seperti ibu Airin bilang dalam visi-misinya. Kita sudah memiliki banyak produk-produk yang bagus dan unggul namun kita hanya memperbaiki manajemen atau pengelolaan agar lebih baik,” jelasnya.

Beberapa produk unggulan UKM Tangsel.
Beberapa produk unggulan UKM Tangsel.

Diketahui, beberapa produk dari Tangsel sudah ada yang diperjual belikan dari lintas daerah maupun negara artinya produk-produk Tangsel kedepan memiliki potensi berdaya saing tinggi. Dikatakan Warman Syanudin, hingga saat ini diketahui jumlah UKM di Tangsel sebanyak 30.000 unit dan koperasi aktif sebanyak 381 unit. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here