Home Berita DPRD Soroti Kinerja Dinas Tatakota

DPRD Soroti Kinerja Dinas Tatakota

0

Penyerapan APBD 2016 di lingkungan SKPD Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) dinilai tak optimal oleh kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dari sejumlah dinas di Pemkot, kinerja Dinas Tatakota Bangunan dan Pemukiman (DTKBP) paling disorot.

“Pusing saya dengan DTKBP, kerjanya nggak beres. Kita sudah panggil agar kerja benar, tapi gitu lagi, gitu lagi, tak ada peningkatan kinerja,” kata H. Mursidi Ilyas Ketua Komisi IV bidang Pembangunan, Senin (23/5).

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan internal komisi DPRD untuk melakukan pemanggilan terhadap Kepala DTKBP Dendy Priandana dan jajarannya untuk mempertanyakan kinerjanya yang jeblok.

Politisi Golkar ini juga mengatakan, dengan minimnya penyerapan anggaran secara otomatis sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun ini diprediksi akan tinggi. Minimnya penyerapan belanja langsung juga mempengaruhi program pembangunan dan pemerataan infrastruktur di berbagai wilayah.

“Sekarang sudah masuk triwulan II, sedangkan Juni sudah pembahasan Anggaran Perubahan. Masa proyek belum dilakukan? Kemungkinan prediksi Silpa akan tinggi. Apalagi minim penyerapan anggaran,” ujarnya.

Direktur Sekolah Demokrasi Deddy Ramanta mengkritisi kinerja DTKBP. Kondisi minimnya penyerapan anggaran APBD berdampak kepada lambannya pengerjaan dan buruknya pengerjaan kegiatan yang digarap DTKBP.

“Kerjaan banyak tidak beres dan tidak sesuai spek,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Tangsel Moch Ramlie menuturkan rendahnya penyerapan anggaran berdampak terhadap lambatnya proses pembangunan daerah. Dipastikan, Silpa pada akhir tahun anggaran 2016 akan besar dan membengkak seiring dengan kondisi dan situasi yang sedang berjalan.

“Solusinya, kalau memang diprediksi tidak akan bisa dikerjakan atau dikejar sampai akhir tahun ini, ya kembalikan ke kas negara,” tandasnya.

Diketahui, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2015 mencapai Rp 756 Miliar. Jumlah itu melampaui dari prediksi semula yang diperkirakan hanya mencapai Rp 500 Miliar. Prediksi SiLPA yang mencapai ratusan miliar ini setidaknya terlihat dari prediksi Penerimaan Pembiayaan Daerah dari pos Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun berjalan sebesar Rp 756 Miliar, sebagaimana tertuang dalam Pengantar Nota Keuangan APBD Tahun Anggaran 2016 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tangsel, Senin (21/12/15) lalu. (Ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here