Home / Berita / Balai Karantina dan Bea Cukai BSH Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 15 M

Balai Karantina dan Bea Cukai BSH Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 15 M

Upaya penyeludupan benih Lobster (Baby Lobster) kembali terjadi. Sebanyak 64 koli yang berisi baby Lobster diamankan petugas Bea Cukai dan Balai Besar Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Bandara Soekarno-Hatta (BSH).

Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang menyatakan penyegahan penyeludupan baby lobster tersebut berkat kejelian petugas ketika melakukan pemeriksaan.

“Pada Rabu (25/5/2016), Petugas Bea Cukai bekerja sama dengan Balai Karantina Ikan Bandara Soekarno-Hatta berhasil menegah 150.885 ekor baby Lobster yang akan diekspor ke Singapura,” katanya kepada wartawan di kantornya, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (26/5/2016).

Ia merinci, barang bukti  sebanyak 64 koli yang terdiri dari 54 koli berisi 54 kantong Ikan Selar dan 479 kantong berisi Baby Lobster yang masing-masing kantong berisi kurang lebih 315 ekor Baby Lobster.

Dijelaskannya, Baby Lobster tersebut disembunyikan dalam kantong pengemas yang diatasnya disimpan Ikan Selar untuk mengelabui pemeriksaan petugas.

“Petugas mengamankan satu orang tersangka berinisial RS, dimana modus yang digunakan pelaku yakni Baby Lobster tersebut disembunyikan di dalam karton stereofoam dengan posisi kantong ikan selar dibagian atas sedangkan kantong yang berisi baby Lobster dibagian bawah,” ungkapnya.

Barang bukti dengan perkiraan nilai barang atau estimasi kurang lebih Rp 15 Milyar itu kemudian diserahkan kepada BKIPM Bandara Soekarno-Hatta untuk dikembalikan atau dilepasliarkan ke habitat aslinya. (Rmt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Baca Juga

32 Tim Buruh di Tangsel Ikuti Lomba Futsal dan Volley

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Selatan (Disnaker Tangsel) sambut May Day (Hari Buruh) dengan menggelar ...

madr0s1d.com