Home Berita 673 Lulusan SD di Sepatan Tak Bisa Masuk SMP

673 Lulusan SD di Sepatan Tak Bisa Masuk SMP

0

Putus Sekolah, Sarana Pendidikan Kabupaten Tangerang Tidak Memadai
Murid lulusan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tangerang tepatnya di Kecamatan Sepatan tidak dapat melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) berjumlah banyak akibat kapasitas SMP Overload atau tidak mampu menampung lulusan SD.

Demikian disebutkan Wakil Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Peduli Hak Rakyat (LSM APRHA), Moh Jembar kepada TangerangOnline.ID.

“Ada 673 Murid yang baru lulus sekolah dasar tidak dapat melanjutkan sekolah. Para orangtua murid melapor ke saya,” selorohnya.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak Pemkab Tangerang memperhatikan kondisi pendidikan, khususnya di Kecamatan Sepatan. “Memberikan ruang sarana pendidikan kepada masyarakat yang belum masuk ke SMP untuk dapat melanjutkan pendidikannya. Melakukan verifikasi terhadap sekolah yang rentan pada Peraturan Bupati (Perbup) tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB),” lanjut Jembar.

Perlu diketahui, Perbup No. 19 Tahun 2016 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah diberlakukan di Kabupaten Tangerang. “Jangan sampai PPDB yang sudah diberlakukan untuk SMP Negeri/Swasta, menjadi bumerang bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Dengan tidak adanya upaya, mengantisipasi lonjakan masyarakat di setiap kecamatan se-Kabupaten Tangerang” tutup Jembar. (Yip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here