Home Berita Mahasiswa OPH Sesalkan Kebijakan Jokowi Naikkan Gaji DPRD

Mahasiswa OPH Sesalkan Kebijakan Jokowi Naikkan Gaji DPRD

0

Mahasiswa Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam Organisasi Penimbang Hukum (OPH) menyesalkan kebijakan Presiden RI Jokowi yang menyetujui rancangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang tambahan dan kenaikan tunjungan anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia.

Menurut Anri Saputra Situmeang, Direktur Eksekutif OPH, seharusnya Presiden Joko Widodo tidak melakukan persetujuan rancangan PP yang mengatur mengenai tambahan dan kenaikan tunjungan DPRD di seluruh Indonesia, sebab melihat kondisi perekonomian yang saat ini belum stabil. Apalagi kebijakan pemerintah pusat yang selalu memangkas anggaran dengan alasan penghematan, tetapi mengapa tiba-tiba presiden ingin menyetujui rancangan tersebut pada akhir tahun ini.

“Saya mengamati seolah-olah pemangkasan anggaran itu tidak sepenuh hati untuk kesejahteraan masyarakat indonesia. Seharusnya Jokowi memprioritaskan anggaran kepada masyarakat langsung dalam segi infrastruktur, pendidikan dan kesehatan bukan menaikan anggaran tersebut buat gaji dan tunjangan DPRD yang prestasinya belum dirasakan kepada masyarakat langsung,” ungkapnya.

Sementara senada dengan Zaki Zakaria, Sekjen OPH, dirinya mempertanyakan apabila kenaikan gaji dan tunjungan DPRD disahkan oleh presiden, apakah lantas dapat mengurangi kejahatan korupsi di sektor DPRD? “Saya melihat, seharusnya kenaikan gaji DPRD harus sesuai dengan kinerja yang menghasilkan prestasi yang baik untuk dirasakan kepada masyarakat Indonesia. Jangan beralasan untuk mensejahterakan anggota dan pimpinan DPRD yang tidak pernah meningkat gajinya selama hampir 13 tahun. Padahal prestasinya masih kurang,” ujarnya.

Mereka (OPH) berharap, Jokowi dapat meninjau kembali atas kebijakannya dalam menyetujui rancangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang tambahan dan kenaikan tunjungan anggota dan pimpinan DPRD seruluh Indonesia. Baginya, prioritas terpenting adalah kesejahteraan masyarakat. (Abi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here