Home Berita Terdampak TPSA Cipeucang, Balita dan Anak di Serpong Terserang Gatal

Terdampak TPSA Cipeucang, Balita dan Anak di Serpong Terserang Gatal

0

Tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Cipeucang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sangat mengkhawatirkan. Selain bau tak sedap, tumpukan sampah hingga 10 meter itu menyebabkan warga sekitar terdampak. Marak warga mengaku menderita berbagai penyakit, seperti sesak nafas dan gatal-gatal.

Pipit, warga kavling Serpong RT 2/4 Kelurahan Serpong mengatakan, puterinya yang berusia 8 bulan, Almera, terserang gatal-gatal. Kemudian timbul koreng, dan akhirnya demam dikarenakan TPSA Cipeucang sudah tidak dikelola dengan baik.

“Ketiga anak saya terserang gatal-gatal. Dari keterangan dokter ini akibat virus kotoran limbah sampah Cipeucang,” katanya sambil menggendong putrinya.

Bahkan, Pipit menjelaskan, hampir semua balita maupun anak kecil di kampung tersebut terserang wabah serupa. Meski sudah berobat ke puskesmas, tapi penyebaran wabah itu belum bisa diredam.

“Karena sepertinya ini menular. Cepat sekali penularannya,” ujarnya.

Dia juga mengaku, setiap harinya, warga kavling Serpong harus menghirup udara tak sedap. Udara di sana sudah bercampur bau tak sedap yang bersumber dari TPSA Ciepucang.

“Setiap saat ya bau begini udaranya. Terkadang kadar bau sampahnya lebih tinggi dari yang sekarang,” ungkapnya.

Pipit meminta Pemkot Tangsel untuk menanggulangi dan meminimalisasi bau tak sedap ini.

“Ya kami minta Pemkot Tangsel dan dewan untuk menaggulangi permasalahan bau sampah Cipeucang ini. Agar balita serta anak-anak di tempat kami tidak sering gatal-gatal dan dapat hidup sehat ” harapanya.

Ketua RT 02 RW 04, Abdul Manap mengaku, wabah gatal dan demam menyerang warga, dari usia balita hingga anak-anak, sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir.

“Sudah beberapa bulan, warga di sini diserang gatal dan demam,” ungkapnya.

Manap mengaku tak mengetahui persis penyebab wabah itu menyerang warga. Hanya saja, diduga kuat dipicu oleh sebaran bakteri dari TPSA Cipeucang.

“Kemungkinan dari aroma bau sampah itu dan bakterinya menyebar,” katanya. (Ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here