Home Berita Prabowo Hadiri Peringatan Peristiwa Lengkong ke-71

Prabowo Hadiri Peringatan Peristiwa Lengkong ke-71

0

Peringatan peristiwa pertempuran Lengkong ke-71 yang digelar oleh Yayasan Sahabat Sejarah dan Yayasan 25 Januari 1946 di Museum Peristiwa Pertempuran Lengkong, Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) dihadiri Letnan Jendral (purn) Prabowo Subianto, Sabtu (18/3/2017).

Prabowo Subianto merupakan bagian dari keluarga pahlawan yakni Letnan Subianto Djojohadikusumo yang gugur dalam medan pertempuran Lengkong saat itu.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan, peristiwa Lengkong merupakan bukti sejarah bangsa dimana Indonesia merdeka tak terlepas dari perjuangan pahlawannya yang berani mengorbankan jiwanya.

“Bangsa kita adalah bangsa pejuang, bangsa yang merebut kemerdekaan sendiri, yang dimulai tahun 1945 hingga tahun1949 akhir, dimana banyak anak-anak Taruna mati meninggal disini demi merebut kemerdekaan,” ungkap Prabowo yang saat ini sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

Prabowo juga menegaskan, Indonesia merdeka bukan karena dikasihani ataupun hadiah dari bangsa lain. Melainkan, merdeka karena keinginan leluhur bangsa untuk merdeka. Maka itu, lanjutnya, anak Taruna dan anak bangsa dapat mempertahankan kemerdekaan NKRI dengan penuh rasa cinta.

“Mengingat kemerdekaan bangsa kita, bahwa bangsa kita merdeka karena perjuangan leluhur kita, sesepuh kita bukan karena pemberian ataupun hadiah,” tegasnya kepada awak media.

Di tempat yang sama Rani, ketua Yayasan 25 Januari 1946 mengatakan kesedihannya dan harapannya kepada anak muda agar dapat berjuang dan mengingat perjuangan leluhur.

“Sempat saya lihat bahwa tadi, bangku para sesepuh banyak yang kosong, dan saya tidak ingin anak generasi bangsa untuk melupakan sejarah Lengkong dan sejarah Indonesia. Saya berharap anak muda bisa membentuk kepribadian yang mencerminkan bangsa Indonesia,” harapnya.

Dalam kesempatan ini juga bahwa sempat dikatakan oleh Rani, Lengkong Wetan berdiri dari kaum pejuang yang terdominasi dari kalangan perempuan dan kalangan taruna.

“Mengulas sedikit tentang sejarah tentang lekong wetan yang beridiri dari perjuangan kaum ibu-ibu dan kaum taruna yang ikut gugur dan berjuang dalam merebut tanah Lengkong yang berada ini,” paparnya.

Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Arif Rahman mengatakan bahwa taruna merupakan cikal bakal dari pemimpin dan merupakan salah satu penerus.

“Cikal bakal peminpin adalah di akademi militer dan taruna menjadi calon perwira yang akan menjadi pemimpin dari bangsa ini, menjaga kemerdekaan bangsa ini,” paparnya.

Dalam acara ini tampak dihadiri keluarga Subianto, Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi, Kasdam Jaya Jayakarta Brigjen TNI Eko Margono, Danrem Wijayakrama Kolonel Iwan Setiawan, Dandim 0506 Letkol TNI Gogor, Wakapolres Tangsel Kompol Bactiar Alponso, Kapolsek Serpong Didik Putro K, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie dan para keluarga Veteran Pejuang. (arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here