Home Berita Pemkab Tangerang Bakal Bangun 13 Gedung SMP Negeri

Pemkab Tangerang Bakal Bangun 13 Gedung SMP Negeri

0

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana akan membangun 13 gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di 10 kecamatan Kabupaten Tangerang.

Pembangunan gedung itu, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2023 dan untuk menunjang sistem zonasi PPDB di Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Fahrudin mengatakan, Pemkab Tangerang telah menargetkan dalam RPJMD untuk menambah SMP Negeri dari 87 menjadi 100 sekolah. Penambahan sebanyak 13 SMP Negeri tersebut akan  terealisasi sepenuhnya di tahun 2023.

“Bila sesuai rencana, dalam satu tahun anggaran itu akan dibangun tiga SMP Negeri. Tujuan penambahan SMP Negeri itu juga untuk menyerap para pelajar lulusan SD yang sampai saat ini belum terserap sepenuhnya, terlebih dengan sistem zonasi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) seperti sekarang ini, seminimal mungkin SMP Negeri ada di setiap kecamatan,” jelasnya.

Menurut Fahrudin, terdapat satu kecamatan yang sudah tidak dapat lagi menampung para pelajar lulusan SD, yaitu Kecamatan Solear meskipun memiliki tujuh SMP Negeri. Di Kecamatan Solear sebanyak 116 pelajar tidak dapat masuk SMP Negeri dan harus masuk sekolah swasta.

“Sistem zonasi PPDB di Kabupaten Tangerang belum dapat benar-benar menyerap para pelajar di sekitar sekolah SMP Negeri. Untuk dimulainya pembangunan 13 SMP Negeri itu kami masih belum tahu kapan, karena kami hanya menyiapkan data jumlah lulusan SD di Kabupaten Tangerang, dan daya tampung di SMP Negeri untuk 10 kecamatan itu,” ujarnya.

Fahrudin juga mengatakan, dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang terdapat 10 kecamatan yang tingkat penduduknya masuk dalam kategori padat, dan memiliki rasio antara pelajar lulusan SD dengan daya tampung SMP Negeri diatas 1.000 pelajar.

“Terutama Kecamatan Kelapa Dua itu yang sudah tidak dapat menampung pelajar lulusan SD, karena pelajar yang mencari SMP Negeri itu disana ada 2.190 anak. Kemudian kecamatan lainnya yang juga tidak dapat menampung lulusan SD yaitu Pasar Kemis, Legok, Curug, Teluknaga, Panongan, Tigaraksa dan Cikupa,” ungkapnya. (ais)