Beranda Berita Warga Pantura Gerudug DPRD Persoalkan Tes Cakades Pemkab

Warga Pantura Gerudug DPRD Persoalkan Tes Cakades Pemkab

0

Ratusan warga pantura geruduk gedung DPRD Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Senin (14/10/2019). Warga menuntut anggota dewan untuk memanggil Pemkab yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) terkait tes seleksi calon kepala desa (Kades).

Ratusan warga mempersoalkan tes seleksi calon kades yang diselenggarakan DPMPD melalui lembaga independen, Institute for Comunity Development (ICD). Warga juga mempertanyakan keabsahan lembaga tersebut.

Salah satu orator, Dulamin Zhigo mengungkapkan, setiap desa dipungut biaya sebesar Rp. 2.500.000 per desa. Dari 153 desa yang mengikuti pilkades serentak untuk tes seleksi calon kades.

“Kami datang ke sini bukan masalah lolos atau tidak lolos para calon kades. Tapi kami mempertanyakan penunjukan langsung tes calon kades melalui ICD,” ujar Dulamin yang merupakan aktivis pantura ini.

Ia menegaskan, Ketua DPRD harus turun meminta Bupati Tangerang untuk membatalkan keputusan Bupati terkait penetapan calon kades.

Hingga satu jam lebih berorasi, tak satupun anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang keluar menemui para pendemo.

Warga berjanji akan datang kembali Kamis mendatang dengan massa aksi yang lebih besar.

“Ini aksi kita yang kedua, kalau para wakil rakyat tidak mau menemui kami, kami akan datang lagi dengan massa yang lebih banyak Kamis mendatang,” tandasnya.

Selang beberapa menit warga akan membubarkan diri, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Khalid Ismail didampingi anggota dewan lainnya turun di tengah-tengah massa aksi. Ketua DPRD meminta perwakilan warga untuk menggelar diskusi di ruang rapat gabungan. (Sam)