Beranda Berita Tak Puas, Massa Pendukung Cakades di Teluknaga Akan Demo Kembali

Tak Puas, Massa Pendukung Cakades di Teluknaga Akan Demo Kembali

0

Perwakilan massa pendukung bakal calon kepala desa di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, yang tidak lolos ditetapkan sebagai Cakades, kemarin sore telah beraudiensi dengan DPRD Kabupaten Tangerang. Audiensi digelar setelah massa melakukan demo mempersoalkan tim independen Pilkades.

Wakil Ketua LSM Kampak Mas RI, M Jayana mengatakan, hasil audensi antara pendukung kepala desa dengan anggota dewan, tinggal menunggu rekomendasi dari ketua DPRD Tangkab. Forum ada dua opsi yang ditawarkan.

“1 tes kompensi ulang, namun pengujinya bukan ICD, 2 balon semua ikut kompetisi dalam pelaksanaan pilkades,” kata Jayana.

“Bagi saya keputusan dan penetapan calon kepala desa yang sudah dilaksanakan cacat secara hukum dan belum inkcrah,” imbuhnya.

Orator aksi, Dulamin Zigo menjelaskan, pihaknya akan datang lagi untuk berunjuk rasa, karena aspirasi yang diinginkan tak sesuai harapan. “Kita tetap datang lagi untuk melakukan aksi,” katanya kepada awak media.

Senada, Balon Kades Teluknaga Amin Bahdian tetap meminta agar pengumuman seleksi oleh tim independen dibatalkan. Karena menurutnya, penilaian tim seleksi dinilai cacat hukum.

“Tim independen yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui DPMPD tidak profesional,” ungkap Amin usai audensi dengan DPRD Kabupaten Tangerang.

Amin menyebutkan bukti itu dapat dilihat dari salah satu balon kades Suka Asih Pasar Kemis menerima dua hasil pengumuman yang menyatakan lolos dan menyatakan tidak lolos. “Profesional dari manenye,” paparnya.

Untuk itu, lanjut Amin, pihaknya tetap keukeuh meminta Pemkab Tangerang untuk membatalkan hasil seleksi balon kades oleh tim independen tersebut.

Di tempat terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Tangkab, Ahdiyat Nuryasin menegaskan, tahapan pilkades akan terus berjalan dan tidak bisa dihentikan.

“Saya mengamankan kebijakan Bupati Tangerang beliau sudah beberapa kali menyampaikan, bahwa dalam pilkades ini tidak ada titip titipan. Semua berjalan secara normatif, jadi acuannya Perbup 79 itu tahapan tetap berjalan,” ucapnya. (Sam)