Beranda Berita Panitia Pilkades Minta Pihak Terkait Kondusifkan Pangkalan Teluknaga

Panitia Pilkades Minta Pihak Terkait Kondusifkan Pangkalan Teluknaga

0

Panitia Pemilihan Kepala Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, merasa tidak nyaman dengan banyaknya tuntutan dari sebagian warga yang tidak puas dengan hasil tes uji kompetensi yang dilaksanakan oleh tim lembaga ICD. Apalagi sekarang sudah masuk tahapan pemuktahiran data (Pantarlih).

Nata Darmawan, Ketua Panitia Pilkades Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga mengatakan, panitia sudah membuat edaran peserta pantarlih, di desa Pangkalan ada 7 kemandoran. Sementara yang tidak siap ada dua kemandoran yaitu kemandoran tiga dan enam, sehingga panitia kesulitan mencari orang.

“Akhirnya kita mensiasati kelima balon kepala desa ini untuk mengirim utusan masing-masing tim sukses balon kades agar pantarlih bisa berjalan dengan lancar dan nyaman,” tutur Nata Darmawan, Rabu (30/10/2019).

Nata mengungkapkan, panitia sangat terganggu dengan adanya peristiwa ini.  Pasalnya panitia buka pendaftaran pantarlih, tetapi banyak yang tidak siap.

“Ada pihak mereka minta tidak ada pemilihan kepala desa Pangkalan, dan masyarakat tuntut pembatalan Pilkades. Saya selaku panitia berharap pihak unsur terkait untuk mengkondusifkan situasi Pilkades Pangkalan,” harapnya.

Ketua Panwas Pilkades desa Pangkalan, Sukroni mengatakan, adanya situasi yang tidak kondusif di desa Pangkalan. Dirinya selaku panwas tidak tega melihat panitia, karena keselamatan panitia juga tanggungjawab panwas. Jadi situasi Pangkalan membuat semua panitia, panwas tidak nyaman bekerja.

“Kita honor engga seberapa, udah gitu belum cair-cair. Sementara kerja kita dihadapkan dengan situasi yang tidak kondusif dan nyaman,” kesalnya.

Roni sapaan akrab Sukroni, menuturkan, dirinya disamping ketua panwas juga ketua Karang Taruna desa Pangkalan. Pesannya, jangan gara-gara pesta demokrasi pilkades menjadi perpecahan di kalangan masyarakat. Dikatakannya hak pilih desa Pangkalan mencapai 14.000 pemilih.

Ia berharap kepada DPMPD Kabupaten Tangerang mengabulkan permohonan kedua calon kepala desa Pangkalan yang dinyatakan tidak lolos. Ini demi kenyamanan dan keamanan pilkades desa Pangkalan, karena narasi tuntutan mereka itukan hanya ingin transparansi pihak ICD.

“Ya mudah-mudah ada solusi terbaik untuk desa Pangkalan, agar pesta demokrasi enam tahun sekali bisa lancar, aman, nyaman tanpa ada kendala apapun,” harapnya. (Sam)