Home Berita Milad Ke-20 Human Initiative, Jusuf Kalla: Perlu Bangun Kepercayaan dan Keikhlasan Dalam...

Milad Ke-20 Human Initiative, Jusuf Kalla: Perlu Bangun Kepercayaan dan Keikhlasan Dalam Mengemban Misi Kemanusiaan

0

Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, mengatakan, momentum dua dekade human initiative akan menjadi pembaharuan kembali semangat untuk meneruskan amanah dalam memegang tongkat estafet kepedulian, yakni sebuah ajakan untuk kolaborasi dalam menghadirkan solusi untuk menjawab tantangan kemanusiaan baik dalam dan luar negeri.

“Kami meyakini bahwa jalan kemanusiaan merupakan strategi untuk membangun peradaban dengan penuh harmoni, menyatukan kekuatan, mengelola perbedaan untuk membangun rasa kepedulian kepada sesama,” kata Tomy Hendrajati dalam event Milad Dua Dekade bertajuk ” Humanity Collaboration” di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Dalam acara ini, digelar dialog kemanusian dengan tema “Humanity Outlook 2020 : Refleksi perjalanan aktivitas kemanusiaan 2019 dan prediksi situasi kemanusiaan 2020. Dialog ini menghadirkan narasumber yakni Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Edi Suharto, Head of UNOCHA Victoria Saiz-Omenaca, Deputi Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan dan Senior Analis Drone Empirit Yan Kurniawan dengan dipandu Host David Chalik.

Dialog ini mengangkat topik utama tentang pandangan para narasumber terhadap aktivitas kemanusiaan saat ini dan langkah yang harus ditempuh para pegiat kemanusiaan di masa depan.

Dalam acara ini, hadir mantan Wapres Muhammad Jusuf Kalla yang memberikan pidato kunci untuk memberikan inspirasi dan membangun semangat dalam gerakan kemanusiaan. Selain itu, juga dilakukan penandatanganan buku “Jejak Inisiatif, Refleksi 20 tahun perjalanan di dunia kemanusiaan” oleh Jusuf Kalla dan Presiden Human Initiative Tomy Hendrajati.

Tak hanya itu, human initiative juga memberikan apresiasi berupa penghargaan “Human Initiative Awards 2019 kepada berbagai pihak yang berjasa dalam berkolaborasi menuntaskan tantangan kemanusiaan, termasuk kepada media massa nasional.

Dalam milad kali ini, human initiative juga meluncurkan logo baru human initiative yang menampilkan bentuk dan warna yang memiliki filosofi kuat sebagai organisasi kemanusiaan dunia.

Human Initiative memberikan penghargaan spesial yakni Human Initiative Life time Achievement Award 2019 kepada Rahmawati Husein yang telah di percaya PBB untuk menjadi anggota Advisor Group untuk Central Emergency Response of Fund (CERF).

Penghargaan Human Initiative Life time Achievement Award 2019, juga diberikan kepada Jusuf Kalla yang telah berhasil merealisasikan inisiatif untuk mendirikan Indonesian Aid, diakhir masa jabatannya sebagai Wapres RI Ke-12.

Jusuf Kalla, mengatakan, merupakan kewajiban kita dalam melakukan misi kemanusiaan dengan tidak melihat batas-batas wilayah atau negara.

Ia menceritakan tentang penanganan berbagai bencana gempa yang terjadi di Indonesia, termasuk penanganan konflik di Poso, Sulawesi Tengah dan Ambon dengan cara menangani akar masalah, menyelesaikan konflik secara tegas serta melakukan rehabilitasi.

Karena itu, kata Jusuf Kalla, dibutuhkan NGO (Non Governmnet Organization) yang dapat menyelesaikan persoalan -persoalan kemanusiaan sebagaimana yang dilakukan oleh human initiative.

“Cara menyelesaikan masalah kemanusiaan adalah apa masalahnya, selesaikan konfliknya dan lakukan rehabilitasi,” terang Jusuf Kalla saat menjadi pembicara kunci.

Jusuf Kalla juga menyelesaikan konflik di aceh melalui perjanjian Helsinki.Kesepakatan Helsinki adalah sebutan yang umum dipakai di Indonesia merujuk pada nota kesepahaman antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ditandatangani di Helsinki pada 15 Agustus 2005. Kesepakatan ini merupakan pernyataan komitmen kedua belah pihak untuk penyelesaian konflik Aceh secara damai, menyeluruh, berkelanjutan dan bermartabat bagi semua.

“Kita harus tangan di atas, jangan tangan di bawah, meski ada bantuan donatur. Kita perlu membangun kepercayaan dan keikhlasan dalam bekerja dilapangan,” demikian dikatakan Jusuf Kalla.(MRZ)