Home Berita Dinsos dan Forum PKH Bangun Rumah Korban Bencana Alam di Mauk

Dinsos dan Forum PKH Bangun Rumah Korban Bencana Alam di Mauk

0

Dinas Sosial Kabupaten Tangerang bersama forum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) TKSK, PSM, Kabupaten Tangerang, membangun satu unit rumah korban bencana alam akibat angin puting beliung milik Ayanah (50) warga Kampung Buaran Jambu RT 08/05, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk.

Ketua Forum Pekerja Sosial PKH Kabupaten Tangerang Rustam mengatakan, kegiatan grebeg bencana alam ini melibatkan semua PKH yang ada di Kabupaten Tangerang membantu para korban bencana alam yang ada di wilayah Mauk.

“Alhamdulillah pekerja sosial PKH bisa membangun satu unit rumah warga milik Ayanah. Rumah tersebut kita bangun sampai selesai, pasalnya korban tinggal menempati rumah,” kata Rustam, Sabtu (21/12/2019).

Rustam menuturkan, Ayanah ini merupakan keluarga prasejahtera atau penerima manpaat dari program PKH. Ia berharap keluarga penerima manpaat bisa mandiri, sejahtera, dan bisa meningkatkan tarap hidup yang lebih baik.

“Kita berharap penerima manpaat PKH bisa mandiri dan bisa meningkatkan tarap hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan, ada 26 unit rumah yang sedang di bangun, pengerjaannya dibagi-bagi bersama Forkorpimda, salah satunya yang dibangun oleh para pekerja sosial dari Program Keluarga Harapan (PKH) satu unit milik Ayanah penerima manpaat.

“Jadi Dinsos bersama forum pekerja sosial PKH bangun 1 unit rumah tinggal huni,” ucapnya.

Ujat mengungkapkan, donasi dana membangun satu unit rumah korban bencana alam ini melibatkan komunitas dari dinas sosial seperti dari Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan komunitas lainnya.

“Kita bangun dengan fasilitas lengkap biar ibu Ayanah ini nyaman dari segi kebersihan dan layak dari segalanya,” katanya.

Dia berharap grebeg rekontruksi fisik ini bisa selesai dua hari, apalagi sudah masuk dalam musim penghujan. Dia berkata biar korban bencana alam kembali kerumahnya masing-masing dengan rasa aman dan nyaman.

“Ya kita berdo’a bersama grebeg rekontruksi bencana alam di mauk bisa selesai dua hari, dan warga yang terkena musibah bisa kembali menempati rumahnya dengan aman dan nyaman tanpa ada rasa takut,” tukasnya.

Sementara itu, Ayanah (50) warga penerima manpaat korban bencana alam mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membangun rumahnya sampai dengan selesai.

“Saya bersama keluarga mengucapkan terima kasih kepada Dinsos, PKH, TKSK yang sudah peduli terhadap korban bencana alam,” ungkapnya. (Sam)