Home Index Usung Tema The Rise of Youth Power, Kepala BPSDMP Buka Olimpiade PTK...

Usung Tema The Rise of Youth Power, Kepala BPSDMP Buka Olimpiade PTK 2020 di Tangerang

0
Pembukaan Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) seluruh Indonesia ke-12 dengan mengusung tema 'The Rise of Youth Power' di Hanggar TPU Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC), Tangerang, Jumat (6/3/2020).

TANGERANG – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan Ir. Sugihardjo, M.Si, resmi membuka Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) seluruh Indonesia ke-12.

Pembukaan OPTK 2020 yang mengusung tema ‘The Rise of Youth Power’ ini berlangsung di Hanggar TPU Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPIC), Tangerang, Jumat (6/3/2020).

OPTK merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan sejak tahun 2008 dan merupakan ajang dimana para peserta dari berbagai perguruan tinggi kedinasan yang ada di indonesia akan bertanding, berlaga, dan berkompetisi.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjalin persaudaraan antar PTK sehingga tercipta hubungan yang harmonis. Selain itu juga untuk meningkatkan sinergi dan membangun networking antar seluruh peserta OPTK, dan meningkatkan wawasan serta minat juga kompetensi peserta OPTK peserta terkait bidang olahraga, seni, dan akademik,” ujar Sugihardjo.

Dalam sambutannya, Sugihardjo juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan OPTK yang merupakan kegiatan positif serta dapat menjadi wahana untuk membangun karakter bersama dalam persaudaraan, serta melatih sportifitas dalam berkompetisi.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Taruna melalui organisasi Forum Mahasiswa Kedinasan Indonesia (FMKI) yang mendeklarasikan anti korupsi dan anti kekerasan di sekolah-sekolah kedinasan.

“Ada dua hal penting yang harus menjadi komitmen semua mahasiswa, taruna dan praja di perguruan tinggi kedinasan. Pertama, tidak lagi ada kekerasan di sekolah kedinasan harus dapat diwujudkan secara nyata,” tutur Sugihardjo.

Yang kedua lanjutnya, adalah mengenai anti korupsi dengan menghilangkan budaya instan yaitu mau hasil tapi tanpa usaha, kreatifitas dan kerja keras.

Dalam kesempatan ini juga dirinya mengingatkan kembali bahwa Presiden Joko Widodo telah menekankan pentingnya pengembangan SDM di Indonesia.

“Untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menugaskan kepada seluruh Perguruan Tinggi yang berada di lingkungan BPSDM Perhubungan untuk melakukan inovasi serta memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran sehingga dapat mendukung terciptanya SDM transportasi yang unggul dengan meningkatkan skill, knowledge, dan attitude, hal ini juga dapat di terapkan pada perguruan tinggi kedinasan lainnya di Indonesia,” tutur Sugihardjo.

Sugihardjo juga berpesan kepada seluruh atlet untuk bertanding dengan penuh semangat dan selalu menjunjung tinggi sportifitas dan kejujuran, juga selalu menjaga semangat kebersamaan.

“Event olah raga ini penting, karena dengan memori, kesan, rasa persaudaraan dan semangat yang terkandung didalamnya akan mampu membawa bangsa Indonesia ke level kemajuan yang lebih tinggi. Jadikan OPTK ini sebagai wahana untuk menunjukkan prestasi. Capailah prestasi itu dengan tetap menjaga semangat kebersamaan dan persaudaraan”, tambah Sugihardjo.

Sementara itu Direktur Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Capt. Avirianto, MM, menyampaikan bahwa kegiatan OPTK ke-12 yang diikuti oleh 2.858 peserta dari 31 Perguruan Tinggi Kedinasan di seluruh Indonesia ini akan ditutup pada Minggu, 8 Maret 2020.

Adapun 31 Perguruan Tinggi Kedinasan tersebut adalah Poltektrans SDP Palembang, Poltek SSN, STTN Batan Yogyakarya, Poltekip, Peltekim, ATKP Medan, PKN STAN, PTDI-STTD, STPN Yogyakarta, Poltekbang Surabaya, Poltek STT Bandung, Poltekpel Sorong, Poktekpel Malahayati. Polteksos. Poltek APP Jakarta, Poltekpel Banten, PIP Semarang, Polktek KP Karawang, STIP Jakarta, PIP Makassar, Polbangtan Malang, Poltekpel Surabaya, STIS, IPDN, PKTJ Tegal, STIP Jakarta, Polbangtan Yogyakarta-Magelang, Politeknik Enjineering Pertanian, Polbangtan Bogor, PPI Curug, dan PPI Madiun.

“Mereka akan berlaga di berbagai perlombaan yang dibagi menjadi dua jenis yaitu perlombaan akademik dan non akademik. Olimpiade akademik meliputi speech, scrabble, strory telling, english debate, photography, cinematography, e-journal dan lomba karya tulis ilmiah (LKTI). Sedangkan olimpiade non akademik meliputi atletik (lari jarak pendek, lari jarak jauh, lari estafet), futsal, silat, taekwondo, renang, tenis meja, badminton, basket, voli, catur, dan sepak bola,” tutur Avirianto.

Pada Pembukaan OPTK ini dimeriahkan pula oleh penampilan budaya dari taruna-taruna PPI Curug, atraksi aero-akrobatik berupa paralayang dari Federasi Aerosport Indonesia dan terbang solo akrobatik oleh Marsdya TNI (Purn) Eris Herryanto, serta pameran expo dari Perguruan Tinggi Kedinasan se-Indonesia, Perusahaan Mitra (sponsorship) maupun instansi terkait yang telah mendukung kegiatan OPTK ke-12 ini. (Rmt)