Home Bandara Waspada Wabah Corona, GMF AeroAsia Disinfeksi Belasan Pesawat Asing di Bandara Soetta

Waspada Wabah Corona, GMF AeroAsia Disinfeksi Belasan Pesawat Asing di Bandara Soetta

0

BANDARA SOETTA – GMF AeroAsia melakukan desinfeksi terhadap 18 pesawat maskapai luar negeri sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran coronavirus disaese atau COVID-19 di Indonesia.

Disinfeksi dilakukan dengan menyemprotkan cairan disinfektan yang telah direkomendasikan untuk penerbangan.

Direktur Utama GMF AeroAsia, Tazar Marta Kurniawan mengatakan, adapun disinfektan yang digunakan untuk desinfeksi pesawat adalah Appled 3471 dan Isoprophyl dengan kadar alkohol 70 persen.

“Semenjak dimulainya isu tersebut sekitar Januari 2020, hingga 5 Maret, ada 18 pesawat yang merupakan costumer kita yang datang dari negara-negara terdampak dan hendak melakukan perawatan airframe maintenance di GMF. Begitu tiba di hanggar GMF, langsung dilakukan langkah desinfeksi,” ujar Tazar di Hangar 2 GMF kawasan Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Jumat (6/3/2020).

Tak hanya terhadap maskapai asing, GMF juga melakukan desinfeksi terhadap 19 pesawat Garuda Indonesia dan 13 pesawat Citilink. Prosedur yang dilakukan sama dengan maskapai asing, ketika pesawat datang, body hingga kabin pesawat langsung desinfeksi.

GMF AeroAsia menerjunkan 10 orang yang bertugas yang menyemprotkan disinfektan terhadap pesawat berbadan besar (wide body). Sedangkan untuk pesawat berbadan sedang (narrow body) diterjunkan 5 petugas saja.

Petugas yang melakukan desinfeksi dilengkapi proses baju khusus berwarna putih, masker sekali pakai serta kacamata khusus.

“Mereka masuk ke dalam kabin pesawat, menyemprotkan disinfektan kemudian mengelap secara merata ke seluruh bagian kabin pesawat yang disentuh oleh penumpan seperti lavatory, seat, compartment dan juga gallery,” tutur Tazar.

Proses desinfeksi tersebut memakan waktu 2 jam untuk pesawat wide body, sementara pesawat narrow body memakan waktu 1 jam saja.

Tazar mengatakan, GMF AeroAsia tidak memungut biaya tambahan kepada maskapai yang pesawatnya dilakukan desinfeksi.

“Kami tidak atau enggak sama sekali menaikan harga. Kisaaran harga yang dikeluarkan itu masih bisa diakomodir GMF, jadi tidak dikenakan beban biaya macam-macam,” ujar Tazar.

Setiap pesawat yang datang untuk melakukan perawatan paket apapun di GMF, maka langkah desinfeksi sudah termasuk dalam paket perawatan.

“Biayanya kan enggak banyak, untuk narrow body itu Rp 500 ribu, wide body Rp 1 juta saja,” ujarnya. (Rmt)