Home Berita Ssst..! Pembuatan Akte Kematian Sepi Peminat di Kosambi

Ssst..! Pembuatan Akte Kematian Sepi Peminat di Kosambi

0

Pemerintah Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang mengakui pembuat akta kematian di wilayah Kosambi masih rendah. Padahal dokumen tersebut penting untuk tertib adminitrasi dan digunakan sebagai bahan data untuk berbagai kepentingan.

Kasie Pelayanan Kecamatan Kosambi, H Slamet Riyadi, mengatakan, kesadaran warga mengurus penerbitan akte kematian bagi keluarganya telah meninggal dunia. Kondisi demikian terjadi sejak 2018 sampai saat ini.

“Baru 100 Orang yang tercatat membuat akte kematian dari 132 ribu jumlah penduduk di Kecamatan Kosambi,” ujarnya, Kamis (13/8/2020).

Ia mengatakan, akte kematian itu mempengaruhi akurasi data kependudukan. Akte kematian juga berfungsi untuk mengurus penetapan ahli waris, pengurusan sertifikat tanah, pensiunan, hingga klaim asuransi serta persyaratan perkawinan bagi duda atau janda.

“Selama ini kita sudah sering mensosialisasikan pembuatan akta kematian. Hanya saja sampai sejauh ini masih belum direspon penuh oleh masyarakat. Kemungkinan warga masih menganggap kurang penting akte kematian,” jelasnya.

Menurut Slamet, masih rendahnya cakupan ini disebabkan adanya sebagian warga yang menganggap dokumen tersebut tidak penting, bahkan baru sebatas kartu kuning atau surat keterangan. Namun saat ini masyarakat baru meminta akta kematian ketika terjadi masalah dalam kepeningan keluarga.

Oleh karena itu lanjut Slamet, meminta bantuan RT dan RW supaya warganya yang meninggal dunia dibuat akta kematian. Upaya ini sebagai langkah pencatatan atau tertib adminitrasi yang baik.

“Saya harap jangan hanya kelahiran saja yang dilaporkan, tetapi kematian juga dilaporkan, artinya kalau ada laporan kematian berarti jumlah penduduk berkurang,” ungkapnya. (Sam)