Home Berita Reklame Diduga Belum Berijin, Warga Sebut Ada Peran Oknum Satpol PP Tangsel

Reklame Diduga Belum Berijin, Warga Sebut Ada Peran Oknum Satpol PP Tangsel

0

Sebuah reklame berukuran 4 x 6 meter di Jalan Aria Putra, Serua Indah, Ciputat diduga belum mengantongi ijin. Pasalnya, warga di wilayah itu belum memberikan ijin rekomendasi terhadap reklame yang saat ini telah berdiri kokoh.

Odang Kusuma, Ketua RT 01, RW 02, Kelurahan Serua Indah, Ciputat saat ditemui wartawan mengutarakan warga di lingkungan sekitar tidak memberikan rekomendasi tiang reklame tersebut berdiri di wilayah tersebut.

“Pemborong itu datang ditemani oknum ormas datang dan menemui saya. Supaya saya mau memberikan rekomendasi. Intinya, saya tidak memberikan ijin, menghalangi juga tidak. Saya sudah bilang jangan diteruskan pembangunan reklamenya. Dia bilang ijinnya sedang di proses,” beber Odang saat ditemui tangerangonline.id, Senin (16/11).

Odang juga mengatakan, pelaksana pembangunan reklame tersebut menyebut keterlibatan peran oknum anggota Satpol PP Kota Tangsel.

“Pemborong itu bilang orang satpol PP berinisial A. Saya nggak tahu Satpol PP kecamatan atau Satpol PP Kota. Dia bilang sudah berkoordinasi dengan Satpol PP. Awalnya saya kaget kok ada patok disitu. Saya bilang jangan dibangun dulu sebelum ada ijinnya,” urainya.

begitu juga, Kosim, warga yang juga tinggal di wilayah itu mengeluhkan pondasi bangunan reklame tersebut yang mengkhawatirkan bagi pengguna jalan.

“Itu pondasinya ngeri bang. Bisa berbahaya buat orang yang lewat. Waktu itu saya tanyain masalah izinnya, kata dia (pemborong) ini urusan Satpol PP,” ucapnya saat ditemui di area lokasi reklame tersebut, Senin (15/11).

“Di sini angin kencang bang. Itu sebagian box reklamenya di atas jalan. Kalau reklame itu rubuh lalu kena orang gimana bang? Ngeri bang,” lanjut risaunya.

Terpisah, Sapta Mulyana, Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan (Gakumda) Satpol PP Tangsel saat dikonfirmasi mengutarakan pihaknya akan meninjau lokasi tersebut.

“Sudah ada dua laporan terkait tiang tersebut. Saya akan suruh anggota tinjau lokasi. Dan saat ini masih dalam tahap pencarian pemilik reklame tersebut,” tegas Sapta.

Ia juga telah mengutus jajarannya untuk memeriksa seperti apa bentuk perijinannya ke dinas-dinas terkait di Kota Tangerang Selatan. (Adt)