Home Berita Anggaran Pemulihan Ekonomi Rp 96 Miliar, Fraksi PSI Dorong Pemkot Kembangkan Ekonomi...

Anggaran Pemulihan Ekonomi Rp 96 Miliar, Fraksi PSI Dorong Pemkot Kembangkan Ekonomi Kreatif

0

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangsel mendorong Pemkot Tangsel lebih menggenjot ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di tengah lesunya ekonomi global imbas virus corona.

Hal itu diutarakan anggota DPRD Tangsel dari Fraksi PSI Alex Prabu menyatakan, saat ini Pemkot Tangsel perlu lebih fokus lagi dalam meningkatkan ekonomi kreatif. Karena selama ini ekonomi kreatif yang ada masih terkendala oleh sumber daya manusia yang masih kurang memadai.

“Setiap kesempatan saat rapat paripurna, fraksi PSI sering mempertanyakan keseriusan Pemkot dalam menangani pemulihan ekonomi dalam masa pandemi dan masuk dalam masa endemi ini,” kata Alex Prabu anggota DPRD Fraksi PSI, Minggu (28/11/2021).

Alex Prabu mengatakan, sudah waktunya Pemkot Tangsel berpikir dan bertindak kreatif untuk mendorong program pendanaan dalam rangka penataan dan pemulihan ekonomi kerakyatan di tingkat usaha mikro, pedagang kaki lima agar berkembang lagi setelah pandemi.

Menurut Alex, pada Raperda Nota Keuangan APBD Tangsel 2022, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengusulkan anggaran pada sektor pemulihan ekonomi tahun 2022 sebesar Rp.95,111.339.491 setelah Raperda penyesuaian alokasi anggaran menjadi Rp.96.693.548.925.

“Dengan anggaran yang besar itu, Pemkot Tangsel harus menyediakan stimulus dan insentif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi usaha serta melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk membuka akses pasar yang lebih luas sehingga dapat keluar dari kemiskinan melalui program bantuan,” ujar Alex.

Alex Prabu menyampaikan pandemi diperkirakan masih akan memberikan ketidakpastian. Namun demikian hendaknya Pemkot Tangsel tetap optimis. Karena itulah dalam penyusunan anggaran 2022 tetap mengutamakan sikap antisipatif, responsif serta fleksibel dalam menghadapi dinamika pandemi dan perekonomian.

“Tetap dibutuhkan sinergisitas dan langkah kerja yang luar biasa agar kebijakan yang diputuskan dapat diterima manfaatnya langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (Ded)