Home Berita Tender Pengadaan Dum Truk Tahun 2021 di Tangsel Dipertanyakan

Tender Pengadaan Dum Truk Tahun 2021 di Tangsel Dipertanyakan

0

Tender pengadaan dum truk senilai Rp 1.8 miliar pada 2021 lalu mengundang pertanyaan. Pasalnya, dari hasil website resmi LPSE Kota Tangerang Selatan pengadaan tender tersebut tidak diketahui instansi atau satuan kerja yang melelangkannya.

Hal itu pun disoroti juga oleh CEO Cipasera Center Teguh yang menilai terdapat kejanggalan pada website tersebut saat menyajikan informasi terkait tender pengadaan dump truk pada tahun 2021.

“Coba lihat saja, itu pekerjaannya sudah di realisasikan tahun kemarin. Tapi dinas yang meminta dum truknya tidak ditulis. Lalu yang tanggung jawab siapa dong,” ucap Teguh.

Ia mengatakan, semestinya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) harus menyajikan informasi yang jelas kepada masyarakat. Apalagi pengadaan barang dan jasa menggunakan anggaran yang bersumber APBD.

“Kan biasanya, di website selalu tertera dinas yang mengajukan lelang. Nah ini, pengadaan dum truk ini buat dinas mana sih? Kan belum jelas,” tanya Teguh (21/6/2022)

Saat dikonfirmasi, Sarbini, tim verifikasi LPSE Tangsel menyebutkan, adanya indikasi human error dalam penulisan yang semestinya diisi oleh dinas pemohon.

“Iya, saya juga bingung. Untuk sementara ini karena orang yang khusus megang sistem di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) saat ini tidak ada di kantor. Nanti coba kami tanyakan,” ucapnya

Kendati demikian, ia menjelaskan, informasi tersebut dapat ditindaklanjuti dengan cara masuk memakai akun auditor, itupun tidak bisa sembarang orang masuk, harus penegak aturan hukum.

“Yang bisa masuk itu biasanya dari KPK, kepolisian ataupun dari kejaksaan. Karena belajar dari pengalaman, kemarin masalah Cipeucang membuat kami diperiksa oleh institusi serupa. Jika menjadi permasalahan hukum kita yang akan di periksa pertama,” terangnya

Lebih jauh, Sarbini akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melengkapi sumber informasi masyarakat.

“Iya, ini aja dinas apa kami juga belum jelas. Itu pengadaannya udah lewat ya,” tanya Sarbini

Di ketahui, dalam website resmi LPSE Kota Tangerang Selatan, pagu pada tender tersebut senilai Rp 1.840.000.000 miliar pada bulan Juli 2021, namun tidak ada keterangan dari mana satuan kerja atau dinas pemohonnya. Padahal, status tender tersebut sudah direalisasikan dengan pola tender cepat melalui sistem gugur dan dimenangkan oleh PT. Pemuda Sukses Abadi.

Hingga saat ini website lpse.tangerangselatankota.go.id belum tercantum nama dinas pemohonnya. (Adt/Red)