Beranda Berita Mahasiswa Unpam Dipaksa Ikut Seminar Berbayar Oleh Oknum Dosen, Nilai Akademik Jadi...

Mahasiswa Unpam Dipaksa Ikut Seminar Berbayar Oleh Oknum Dosen, Nilai Akademik Jadi Sasaran

0
Mahasiswa unpam
Foto: Gedung Kampus Unpam Viktor

Mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) mengeluhkan adanya dugaan pemaksaan untuk mengikuti seminar berbayar oleh oknum dosen. Bila tak ikut, maka akan mempengaruhi nilai akademik Ujian Akhir Semester (UAS) pada mahasiswa tersebut.

Salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum Unpam yang enggan disebutkan namanya menyayangkan atas sikap dosen tersebut yang memaksa para mahasiswa untuk ikut sminar berbayar.

“Iya bang, bener. Bilangnya katanya yang tidak ikut itu (seminar) dipastikan nilainya tidak tuntas. Nah, berarti, ini menurut saya ya bang, kalau yang nilainya tidak tuntas itu tidak dapat nilai UAS dong. Bilangnya si seperti itu, buktinya ada kok di group,” ungkapnya, Selasa (25/6).

Ia juga mengungkapkan, mahasiswa wajib mengikut seminar nasional yang mana sertifikatnya dijadikan syarat untuk mengikuti sidang tugas akhir.

Namun, kewajiban itu hanyalah mengumpulkan 5 sertifikat saja. Sehingga, ia berpendapat bahwa seminar tidak seluruhnya menjadi kewajiban.

“Kalau diwajibin nggak si bang, yang penting itu kan minimal 5 sertifikat, nah itu syarat untuk kelulusan. Jadi, setau saya itu gak ada kewajiban. Yang penting kalau mau lulus itu ada 5 sertifikat seminar yang sudah diikuti, itu aja,” terangnya.

Dengan adanya pemaksaan itu, ia merasa terbebani apalagi dengan kondisi ekonomi yang tak memadai.

“Ya, harapan penting saya si, seminar itu gak usah diwajibin ya bang, ya. Kita paham gitu minimal syarat wajib sertifikat itu 5 untuk syarat kelulusan.

“Kan, kita juga punya kesibukan masing-masing, ditambah seminar yang dipaksa itu hampir berdekatan dengan pembayaran UAS, jadi nambahlah dengan adanya pembayaran seminar itu,” tandasnya.

Senada, seorang mahasiswa lainnya yang berinisial S membenarkan adanya pemaksaan dari salah satu oknum dosen di untuk mengikuti seminar berbayar.

Bahkan, S berusaha ijin untuk tidak bisa mengikuti seminar lantaran tidak memiliki uang. Parahnya, dosen tersebut malah menyuruhnya untuk meminjam uang terlebih dahulu.

“Saya kan tidak mau ikut karena ngga ada uang, malah disuruh ngutang sama dosen nya pak,” keluhnya.

Hingga berita ini ditayangkan, redaksi masih berusaha mengkonfirmasi pihak Universitas Pamulang. (Red)