Home Berita Dengan Jasa Karikatur, Ibda Cs Ingin Ciputat Jadi Kota Seni

Dengan Jasa Karikatur, Ibda Cs Ingin Ciputat Jadi Kota Seni

1

Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM), Ibda Binnafsih Sumadikarta (20) dan Muhammad Yogi Agustinansyah (20) membuka stand jasa karikatur dan Wedha’s Pop Art Potrait (WPAP) di bawah flyover pasar Ciputat untuk menjadikan Ciputat sebagai kota seni.

Hal itu diutarakan oleh Ibda, dirinya dengan Yogi selalu membuka stand jasa setiap hari Rabu dan Sabtu di bawah flyover pasar Ciputat. Ide yang dimulai sejak bulan Januari ini dimaksudkan agar Ciputat dapat dilihat memiliki potensi seni selain industri.

“Pengen rubah image Ciputat dari industri menjadi seni, karena Ciputat berpotensi,” kata Ibda, Mahasiswa IT UNPAM ini.

Dengan berbekal meja kursi pinjaman, aki motor sebagai listrik untuk perlengkapan mendesain serta kemampuan otodidak yang diperoleh dari belajar di youtube, Ibda dan Yogi berencana untuk membuka ruang belajar WPAP dan karikatur dengan biaya seikhlasnya.

“Rencana kedepan mau bikin les desain karikatur dan wpap disini. Biaya pun seikhlasnya, tapi kalau udah ada listrik,” ujar Yogi bercerita kepada tangerangonline.id di stand WPAP dan karikatur yang mereka dirikan di bawah flyover pasar Ciputat.

Dari usahanya itu, Ibda dan Yogi memperoleh keuntungan hingga Rp.4 juta dalam satu bulan. Omset tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan desain seperti alat listrik, papan lukis dan digital painting.

Ibda telah membuka jasa WPAP dan karikatur di media online instagram bernama @komukgalery sejak 2015.

Ia menuturkan bila membuka stand jasa karikatur dan WPAP adalah langkah awal menjadikan Ciputat disebut kota seni.

“Sebenernya seni itu banyak, cuman karena saya bisa desain dan gambar jadi dari sini. Kalau gak kita siapa lagi,” tuturnya.

Kadang, Ibda dan Yogi harus mengisi baterai laptop dirumahnya jika kehabisan listrik. Namun, kesulitan yang dihadapi itu hilang saat orang-orang di sekitar pasar Ciputat mendukung karya-karya mereka.
“Orang sini ngedukung, semoga dinas atau pemkot juga mendukung dan membantu,” ujarnya.

Ibda dan Yogi berharap setelah membuka stand, mereka dapat membentuk suatu komunitas untuk menyebarkan seni desain karikatur dan WPAP ke seluruh masyarakat Ciputat. (Ayu)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here