Home Berita Mandiri dengan AB Hijab Collection

Mandiri dengan AB Hijab Collection

0

Menjadi seseorang mandiri adalah keinginan setiap orang. Pemilik AB Hijab Collection, Annalia Bahar,  salah satunya.

Ia yang mampu merintis usaha dari pendapatan Rp 1 Juta hingga mencapai Rp 10-15 Juta perbulan, mengatakan, pribadi mandiri akan bisa membanggakan orang lain. Juga, meringankan beban orang tua.

Berpenghasilan sendiri merupakan sebuah kebanggaan bagi seorang wanita yang merantau, sehingga survive di tengah hiruk pikuk dan kerasnya Ibukota.

“Berpenghasilan sendiri merupakan sebuah kebanggaan bagi setiap orang. Barang yang saya jual merupakan hasil kreativitas tangan sendiri. Ya, berawal dari nol lah,” terang Annalia Bahar owner AB Hijab Collection di Ciputat.

Barang yang dipasarkan telah dikenal di berbagai daerah. Hal ini terbukti dengan pesanan yang berasal dari Surabaya, Malang, Serang, Soe (NTT), Palembang, Makassar, Jember, Jakarta Utara, Manado, dan beberapa daerah lainnya.

Media sosial merupakan salah satu alat untuk menawarkan barangnya, tetapi kebanyakan adalah dari mulut ke mulut.

“Orderan sih sudah sampai ke luar pulau jawa dan daerah lainnya. Cara pemasarannya pakai media sosial namun kebanyakan sih dari mulut ke mulut,” terang Annalia Bahar.

Omset yang dihasilkannya pun lumayan besar bagi seorang mahasiswa, yaitu 10 hingga 15 juta per bulan. Sedangkan saat awal merintis, omset mula-mula hanya satu juta dengan semangat dan ketekunan dalam berwiraswasta akhirnya hingga mencapai Rp 10 sampai Rp 15 juta.

Bahkan saat ini dalam membeli bahan belanjaan untuk hijab dengan modal Rp 7 juta setiap kali pembelian. Untuk penjualan Per Pcs ia jual dengan harga beragam dan tergantung dari bahan yaitu kisaran Rp 35.000 hingga Rp 60.000, tetapi ada cash back bagi yang membeli dengan jumlah banyak atau partai.

Ciri khas yang dimunculkan adalah dengan mengembangkan ide yang pure hijab. Jika terkadang orang menjual barang dengan beraneka ragam, maka tidak dengannya. Hijab merupakan sebuah ciri yang orang akan mengenalnya. “Jadi saya pure hijab. Ide yang saya tawarkan adalah hijab. Itu yang saya jadikan sebagai ciri khas dari produk saya,” jelas Annalia.

Bisnis yang dijalani oleh Annalia bukan berarti mulus dan pastinya banyak cobaan dan masalah, namun dengan semangat ia mampu melewati hari-hari sulitnya.

Hanya sekarang ini Annalia memiliki kendala yaitu belum tersedianya ruang produksi khusus untuk Hijab dan Tempat (toko), karena setiap saat model selalu berkembang jadi update model itu hal yang penting untuk bisa mengembangkan bisnis ini.(ana)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here