Home Berita Polda Gelar Operasi Bina Waspada Jaya di Kargo Bandara

Polda Gelar Operasi Bina Waspada Jaya di Kargo Bandara

0
KBO Binmas Polda Metro Jaya AKBP H. Jajang Hasan Basri ketika memberikan penyuluhan bahaya kelompok radikalisme di Masjid Al Furqan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.

Mewaspadai masuknya kelompok atau organisasi radikalisme seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) ke wilayah hukumnya, Polda Metro Jaya dan Polresta Bandara Soekarno-Hatta menggelar Operasi Bina Waspada Jaya 2016 di Area Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (22/3/2016).

Operasi dalam bentuk sosialisasi pemahaman terhadap bahaya radikalisme tersebut dipimpin oleh AKBP H. Jajang Hasan Basri dan didampingi AKBP Nurul Megawati serta dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Bandara Soetta AKP Warno serta jajaran.

“Mereka (kelompok radikalisme) memiliki berbagai cara mencari atau merekrut anggota sebanyak-banyaknya untuk bergabung dengan mereka,” kata KBO Binmas Polda Metro Jaya AKBP Jajang Hasan Basri kepada  yang hadir di Masjid Al Furqan, Bandara Soetta, Tangerang seusai shalat berjamaah.

Ia melanjutkan, untuk itu masyarakat khususnya yang beraktifitas di Bandara Soekarno-Hatta dapat memahami dan tidak ikut bergabung dengan kelompok radikalisme tersebut.

“Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahamanan tentang bahaya radikalisme kepada karyawan yang bekerja di bandara (Soetta),” katanya kepada tangerangonline.id.

Foto Bersama Bidang Binmas Polda Metro Jaya dan Satuan Binmas Polresta Bandara Soekarno-Hatta
Foto Bersama Bidang Binmas Polda Metro Jaya dan Satuan Binmas Polresta Bandara Soekarno-Hatta

Seperti yang kita ketahui, sambung Jajang, sudah banyak masyarakat ikut bergabung ke dalam kelompok radikalisme. Dengan adanya sosialisasi pemahaman ini penyebaran faham-faham yang bertentangan itu dapat dicegah.

“Walaupun ini merupakan kali pertama kita lakukan penyuluhan ataupun sosialisasi mengenai organisasi radikalisme di Bandara Soetta, kita harapkan kepada peserta nantinya dapat memberikan pemahaman kepada keluarga dan kerabatnya,” harapnya.

Dikatakannya, mengingat di wilayah Bandara Soetta tidak memiliki masyarakat yang berdomisili  (tinggal tetap) maka pihaknya melakukan penyuluhan kepada karyawan ataupun pekerja di Bandara Soetta.

“Ini merupakan tahun ke-dua kita gelar operasi, kedepannya akan terus kita lakukan sosialisasi bahaya kelompok radikalisme ini,” terangnya.

Penyuluhan dengan tema “ISLAM KAMI BUKAN ISIS, MUSLIM KAMI BUKAN TERORIS” itu, dihadiri sedikitnya 80 orang karyawan Terminal Kargo sangat antusias mengikuti berlangsungnya penyuluhan dan sosialisasi tersebut.(Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here