Beranda Berita Logat Betawi Ketua DPRD Bikin Ketawa dan Kritik Jajaran SKPD Tangsel

Logat Betawi Ketua DPRD Bikin Ketawa dan Kritik Jajaran SKPD Tangsel

0
Ketua DPRD Tangsel, H. Moch. Romlie (tengah)

Sontak suasana forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) pecah dengan tawa saat Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memaparkan sambutannya dalam Musrenbang RKPD di gedung Graha Widya Bhakti, Pupipptek, Serpong, Rabu (23/3/2016).

Acara tersebut yang dihadiri dari jajaran Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) Tangsel, anggota DPRD, Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Provinsi Banten, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya tertawa terbahak. Sebab, Ketua DPRD Tangsel, H. Moch. Ramlie dalam paparannya terlihat lucu karena logat bahasa betawinya.

Meski demikian, paparan yang diungkapkannya penuh dengan kritik terkait kinerja dijajaran SKPD. Seperti program Walikota banyak yang terhambat karena SKPD nya tidak paham program yang diinginkan pimpinannya.

“Itu Lurah, Kepala Dinas, SKPD jangan hanya sekedar kenal walikota, tapi apa yang menjadi program Walikota didukung sepenuhnya. Walikota dah jalanin program sampai mana, ini malah SKPDnya  masih duduk. Sebab, saya kemarin prihatin datang ke Musrenbang, apa yang diperintahkan ke pimpinan SKPDnya, mereka gak nyambung,” ungkap H. Moch. Ramlie.

Hal ini sangat disayangkan Moch. Ramlie bila diperiode kedua Airin-Benyamin, jajaran SKPDnya kurang peka dan responsif dari program-program unggulan  Walikota Tangsel.

“Saya tidak menghendaki seperti itu, apalagi diperiode kedua Walikota. Habisin yang kaya gitu gak kepake di Tangsel. Buat apa golongan tinggi tapi goblok. Kita ingin sesuai kualitas dan kuantitas sesuai dengan motto Tangsel cerdas, modern, religi. Pikirin tuh artinya ngerti kagak!” ucap H. Moch. Ramlie dan para hadirin tertawa atas ucapannya.

Tak hanya itu, H. Moch. Ramlie juga sempat mengkritik soal infrastruktur pembangunan, perijinan dan soal pendidikan yang kerap kali terjadi pungutan liar. (Abi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini