Home Berita BNNP Banten Pasang Stiker Stop Narkoba di Terminal F2 Bandara Soetta

BNNP Banten Pasang Stiker Stop Narkoba di Terminal F2 Bandara Soetta

0
Deputy Pemberdayaan Masyarakat BNN, Irjen Bahtiar HT (kedua kiri), Kepala BNNP Banten Kombes Pol Heru Febriyanto (pertama kiri) dan GM Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta Chairul (kanan) saat memasang stiker "STOP NARKOBA" di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Tingginya angka penyalahgunaan narkoba yang diperkirakan berjumlah hingga 4 juta jiwa, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten melakukan sosialisasi ‘Stop Narkoba’ di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Jumat (8/4/2016).

Deputy Pemberdayaan Masyarakat BNN, Irjen Pol Bachtiar H Tambunan mengatakan, sosialisasi Stop Narkoba yang dilakukan di Bandara Soetta lantaran Bandara sendiri menjadi salah satu potensi terbesar masuknya barang terlarang ke Indonesia.
Pihaknya meminta kepada masyarakat, baik pengguna jasa bandara maupun di lingkungan pendidikan agar berperan aktif dalam memerangi dan mencegah peredaran narkoba.

“Pada tahun 2015 lalu itu ada 70 kasus yang kedapatan membawa narkoba dari luar negeri maupun dalam negeri, maka kita bekerjasama dengan PT Angkasa pura II untuk mengingatkan kepada seluruh penumpang pesawat, kru pesawat yang ada di bandara untuk jauhi narkoba,” ujarnya di Terminal 2F Bandara Soetta, Tangerang, Jumat (8/4/2016).

Menurutnya, dari empat juta jiwa penduduk yang ada di Indonesia dianggap sudah sangat mengkhawatirkan karena terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, tidak hanya masyarakat dewasa juga remaja pun kini sudah mengkonsumsi narkoba.

“Kita bayangkan dari 4 juta penduduk tersebut usianya 10 sampai 59 tahun, kalau kita bayangkan di usia 10 tahun itu sudah terkena narkoba dimana usia tersebut banyak yang tahu dan banyak pula yang tidak tahunya tetapi malah sudah terkena narkoba, sehingga dengan sosialisasi ini masyarakat dapat bergerak secara mandiri untuk melakukan upaya-upaya pencegahan,” harapnya.

Dikatakannya, dengan tertangkapnya oknum Kepolisian dan juga TNI yang kedapatan mengkonsumsi narkoba merupakan langkah yang sangat efektif lantaran pencegahan tentang bahaya narkoba bukan hanya di kalangan masyarakat, tetapi juga di kalangan penegak hukum untuk dapat mengawasi dan memproses anggotanya yang melakukan peredaran gelap maupun yang berkaitan dengan jaringan narkoba.

“Saat ini sedang diproses, untuk jenis narkoba baru saat ini terdapat 41 jenis baru yang masuk ke Indonesia, dimana dari jumlah itu 18 diantaranya sudah masuk dalam gologan satu sedangkan untuk sisa jenis narkoba baru masih dalam proses. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diketahui, saat ini masih di proses oleh Kementrian Kesehatan untuk ditangani,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, General Manager Terminal 2 Bandara Soetta, Chairul mengaku sangat mendukung langkah yang dilakukan oleh BNNP Banten dengan melakukan sosialisasi di pintu gerbang Indonesia, karena banyaknya pengedar narkoba yang masuk melalui Bandara Soetta. (Rmt)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here