Beranda Berita Polisi Sebut Menara yang Roboh di Bintaro tak Penuhi Syarat Teknis

Polisi Sebut Menara yang Roboh di Bintaro tak Penuhi Syarat Teknis

0
Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan mendatangi lokasi robohnya salah satu menara kembar di pusat bisnis Bintaro, Pondok Aren, Tangsel.

Mendadak robohnya gedung kembar setinggi 17 lantai yang terjadi di pusat bisnis Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (2/6/2016) diduga karena tidak memenuhi kesyaratan teknis bangunan. Hal itu diungkap oleh Kapolres Kota Tangsel saat ditemui dilokasi kejadian.

Gedung yang dibangun sekitar tahun 1995-1997 diduga tidak memenuhi kesyaratan teknis, sehingga gedung tersebut beberapa waktu lalu dikosongkan dan menjadi mangkrak.
“Sekitar jam 14.00 WIB menurut informasi dari saksi-saksi lokasi tempat kejadian, gedung ini roboh pada bagian samping-sampingnya. Informasi dari pekerja dan keamanan dari lokasi, gedung ini dibangun sekitar tahun 1995/1996 , kemudian karena kontruksinya tidak memenuhi kesyaratan teknis sehingga mangkrak sampai sekarang,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ayi Supardan.

Dikatakan Kapolres, beberapa saksi mengatakan, bahwa robohnya gedung tersebut disebabkan ketidaktahuan  pekerja yang menjatuhkan sebagian bangunan lalu menimpa pondasi bangunan di bawahnya.

“Karena ketidaktahuan secara teknis ada pekerja yang di atas melepas bagian-bagian tertentu, kemudian seperti kita lihat menimpa yang di bawahnya dan selanjutnya, baik dari bagian yang kiri maupun kanan,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, Kapolres Tangsel menyebutkan tidak adanya korban jiwa. “korban, Alhamdulillah tidak ada, tadi sudah kita cek karyawan pekerja didalam lengkap,” sebutnya.

Atas kejadian itu, kata AKBP Ayi Supardan, pihak Polres Tangsel mengalihkan arus lalu lintas di sekitar tempat kejadian. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tidak adanya korban bila terjadi kembali. (Abi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini