Home Berita TRUTH Desak Usut Pungli Masuk Sekolah

TRUTH Desak Usut Pungli Masuk Sekolah

0
SHARE

Keluhan warga dan orangtua terkait biaya pendidikan yang mahal di sekolah negeri, ditanggapi serius oleh sejumlah elemen peduli kebijakan publik.

Salah satunya datang dari Tangerang Public Transparency Watch (TRUTH). Pihaknya menilai hal terkait mahalnya biaya masuk SMAN terjadi sebagai bukti atas gagalnya tata kelola pemerintahan daerah.

Koordinator TRUTH Suhendar, mengatakan, biaya mahal hingga Rp 20 Juta untuk masuk SMA di Pamulang merupakan praktik pungutan liar (Pungli). Terjadinya hal ini menunjukkan program yang dicanangkan pemerintah daerah masih cenderung retorika belaka. Menurutnya, visi pembangunan yang digagas dalam membangun masyarakat cerdas dan smart city dapat terwujud melalui akses dan kualitas pendidikan masyarakat Tangsel terjaga.

“Faktanya untuk masuk (SMAN) saja dipersulit,” terangnya kepada TangerangOnline.ID, Senin (18/7/2016).

Suhendar juga menegaskan, pungutan kerap terjadi setiap tahun dalam setiap penerimaan siswa baru. “Artinya, jika mau dibenahi, maka seharusnya sudah selesai sejak lama, faktanya kan ini terus terjadi,” tegasnya.

Melihat realita oknum yang menghinggapi birokrasi pendidikan, lanjut Suhendar, masyarakat sudah seharusnya mengalamatkan tuntutannya kepada walikota dan wakil walikota, sebab dikatakannya walikota dan wakil walikota yang paling bertanggung jawab atas maraknya pungli dan mahalnya biaya pendidikan.

“Jika perlu, masyarakat melalui wakilnya di DPRD bisa menuntut pembentukan Pansus, sehingga akan terang benderang sebab musabab dan aktor dibelakang segala permasalahan ini,” tandasnya. (Bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here