Home Berita IJTI Banten Boikot Lomba Foto Mabes TNI

IJTI Banten Boikot Lomba Foto Mabes TNI

0

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Banten menolak berpartisipasi dalam lomba foto dan video yang diselenggarakan oleh Puspen TNI untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-71 TNI.

Ketua IJTI Banten, Aimarani mengatakan aksi boikot lomba tersebut sebagai bentuk aspirasi penolakan terhadap tindakan kekerasan oknum TNI kepada jurnalis MNC TV Andri Safrin, dan Aray Agus wartawan Tribun Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (15/7/2016) lalu saat peliputan. Para jurnalis saat tugas peliputan diduga diinjak-injak dan dirampas peralatannya oleh oknum TNI angkatan udara di Medan.

“Kami yang tergabung dalam organisasi profesi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengurus Daerah (Pengda) Banten, menyatakan menolak berpartisipasi dalam lomba foto dan video dalam rangka HUT TNI ke-71 2016,” ujar Aimar, Rabu (31/8/2016).

Aimar pun menegaskan, tindakan arogansi aparat seperti ini harus dicegah dan dilawan. Pelaku wajib diberi tindakan hukum seberat beratnya. Pihaknya pun memberi pernyataan sikap:

1. Tegakan hukum, tangkap dan adili pelaku penganiayaan terhadap jurnalis.

2. Perihal diadakannya lomba foto dan video oleh Puspen TNI, jurnalis yang tergabung dalam organisasi profesi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengda Banten, menyatakan menolak berpartisipasi dalam lomba foto & video dalam rangka HUT ke-71 TNI 2016,

3. Mendesak Mabes TNI AU mengadili juga menghukum pelaku dan atasannya yang ada di lapangan (danlanud).

4. Kembalikan peran TNI sebagai alat pertahanan negara dengan menjaga kedaulatan juga tapal batas NKRI.

5. Mendorong IJTI pusat dan dewan pers dan Komnas HAM Jakarta mengawal terus kasus kekerasan ini, hingga pelaku dihukum berat. (Acp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here