Banyak orang yang penasaran ujung wilayah Republik Indonesia di bagian barat. Ya, titik 0 km yang berada di Sabang, Aceh. Para penakluk-penakluk jalanan pun menjelajahinya. Ada yang berhasil, tapi juga banyak di antaranya gagal lantaran jalur lintas Sumatra kurang memadai.
Namun bagi Ferry Dwi Agusrianto atau yang disapa bontot, salah satu anggota dari Pamulang Independent Scooter (PIS) sudah berhasil mencapai titik 0 KM di Sabang. Bukan naik bus ataupun pesawat melainkan menggunakan motor vespa yang sudah modifikasi sedemikian rupa, tak tanggung-tanggung vespa tersebut panjang mencapai 2 meter dan lebar 1,5 meter mampu menaklukan jalur Pulau Sumatra yang dikenal ekstrim.
“Jalan dari Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) 5 orang dan sampai Sabang kurang lebih 4 bulan, itu sudah termasuk pulang pergi. Waktu berangkat hanya membawa uang sekitar Rp 600.000,” katanya, Minggu (25/12/2016).
Banyak suka duka dalam perjalan tersebut, sempat di begal di Lampung walaupun hanya uang Rp 5.000 yang diambil tapi ketika pembegalan tersebut Bontot hampir ditusuk oleh pembegal tersebut. Tak sampai disitu jalur Lampung yang rusak parah dan motor yang hampir dibakar di Simpang Kawat, Kisaran Medan oleh orang yang diduga tak menyukai vespa tersebut.
“Waktu hendak pulang dari Sabang kita ketemu oleh orang Gerakan Aceh Merdeka (GAM), ketika bertemu kita juga takut tapi ternyata orang tersebut baik dengan kita yang mau berusaha mencapai Aceh,” jelasnya.
Tak berbeda jauh dengan pemberangkatan, saat hendak pulang ke Pamulang, Tangsel Bontot dan kawan – kawan kehabisan dana dan tak bisa menyeberang ke Pulau Jawa.
“Terpaksa kita ngamen, itu juga kurang, tapi ada saja orang yang berbaik hati, waktu itu ada supir truk ekspedisi yang memberi rezekinya untuk kita menyeberang ke Pulau Jawa. Uang habis itu biasa, tapi jangan sampai akal yang habis,” tandasnya. (DK)