Home Berita Taksi Online Segera Dapat Beroperasi di Bandara Soetta

Taksi Online Segera Dapat Beroperasi di Bandara Soetta

0

Perkembangan dunia teknologi saat ini semakin pesat ke arah serba digital. Tidak dapat dipungkiri, era digital telah membuat manusia memasuki gaya hidup baru yang tidak bisa terlepas dari smartphone.

Dengan teknologi, apapun dapat dilakukan dengan lebih mudah. Salah satunya dalam layanan transportasi, sebut saja taksi.

Saat ini masyarakat cenderung lebih memilih taksi berbasis online ketimbang taksi konvensional atau yang lebih dikenal taksi berplat kuning. Disamping lebih murah, taksi online disebut lebih efisien dalam segi biaya dan waktu. 

Kendati keberadaan taksi online di Indonesia sempat disoal, namun kenyataannya perkembangan taksi berbasis online ini kian tak terbendung. Bagaimana keberadaan taksi online di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta)? Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberi sinyal positif untuk taksi berbasis online dapat beroperasi atau mengangkut penumpang dari Bandara Soetta. 

Ia meminta manajemen Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soetta untuk menyiapkan satu sistem untuk layanan taksi konvensional dan taksi online agar lebih efisien.

“Saya sudah tugasin pak Awal (Dirut AP II) untuk membuat nanti antara taksi biasa dan (taksi) online memakai satu aplikasi. Dengan satu aplikasi itu bisa meng-cover semuanya,” katanya kepada wartawan di Bandara Soetta, Tangerang, Sabtu (20/5/2017).

Menurut Menhub, aplikasi tersebut nantinya dapat mengindari panjangnya antrean taksi di depan terminal-terminal. “Ini suatu standar baru supaya kita ngga lihat lagi taksi antre ngga karuan. Lebih efisien mereka akan terpanggil dengan sistem digital,” ujar mantan Dirut AP II ini.

Diketahui, hari ini Angkasa Pura II launching infrastruktur bandara yang berbasis layanan digital. 

“Jadi di bandara dengan kita launching infrastruktur bandara yang berbasis layanan digital. Idealnya, kita tidak ingin kemudian mendikotomi antara layanan ( taksi konvensional dan online). Seperti yang disebutkan pak Menhub tadi, harusnya layanan taksi itu single sistem,” kata Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Angkasa Pura II.

“Jangan sekarang ada taksi berstiker, taksi yang tidak berstiker, dan taksi berbasis online. Yang dibutuhkan sama penumpang taksi kok. Apalagi Era sekarang yang penting (pelayanan) dan cepat. Sehingga harus ada regulasi yang kemudian juga mengatur itu kembali,” lanjutnya.

Menurut Awaluddin, layanan taksi di Bandara Soetta idealnya dalam satu platform layanan yang sama sehingga memudahkan pengguna jasa.

“Kembali lagi, bandara mau bersikap seperti apa? Idealnya, dia (taksi) dalam satu platform layanan yang sama. Jadi kalau misalnya taksi konvensional dengan taksi berbasis online kan platformnya ngga sama. Mungkin kalau taksi yang basisnya layanan online kan akan sulit dikonvensionalkan,” ujarnya.

Awaluddin mengaku pihaknya tengah menunggu provider taksi konvensional berubah ke berbasis online sebelum mengijinkan taksi online beroperasi di Bandara Soetta.

“Paling tidak, sebelum kita mengajak teman-teman taksi online bergabung di bandara, kita minta terlebih dahulu taksi konvensional ini (berubah menjadi) berbasis online dulu, diubah dulu. Layanan ini yang sedang kita tunggu,” pungkasnya. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here