Home Berita Tim Garuda Polres Bandara Soetta Ringkus ‘Kapten Kapal’ Pelaku Penipuan

Tim Garuda Polres Bandara Soetta Ringkus ‘Kapten Kapal’ Pelaku Penipuan

2

Tim Garuda Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) mengungkap kasus penipuan dan pemerasan yang dilakukan oleh seorang narapidana. Dari kasus ini Polisi meringkus seorang pelaku berinisial VDO (21) alias Erlangga Saputra.

Bermula dari perkenalan pelaku dengan seorang wanita yang menjadi korban, sebut saja Angle (bukan nama sebenarnya) melalui jejaring sosial Sweet Ring sejak Oktober lalu.

“Dari awal perkenalan, yang bersangkutan (pelaku) mengaku seorang Kapten Kapal Tangker yang tengah berlayar dari Singapura menuju Aceh,” kata Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Arif Rachman kepada wartawan di kantornya, Kamis (16/11/2017).

Setelah beberapa hari sejak berkenalan, pelaku mengaku suka dengan korban dan menyatakan keinginannya untuk menikahi korban. Karena disambut baik, pelaku pun melancarkan aksinya.

“Beberapa kali korban dimintai untuk mentransfer sejumlah uang oleh pelaku. Korban pun mengabulkan dan telah mentransfer uang sejumlah
Rp 27 juta lebih kepada yang bersangkutan dengan berbagai alasan,” ungkap Arif.

Korban pun akhirnya curiga dengan pelaku lantaran pelaku kembali meminta uang sejumlah Rp. 33 juta lebih. Korban akhirnya memberanikan diri melaporkan yang ia alami ke Sat Reskrim Polresta Bandara Soetta.

Mendapat laporan tersebut, Tim Garuda yang dipimpin Ipda Marvel itu bergerak cepat. Tidak membutuhkan waktu yang lama, narapidana Rutan Kelas I Kebonwaru Bandung yang mendapat izin cuti ini diringkus di rumah kontrakannya yang berada di Kec. Astana Anyar Kota Bandung, Jawa Barat.

Dari tangan pelaku, Polisi menyita barang bukti berupa, 1 buah handphone, 1 Bendel Rekening Koran Bank Mandiri atas nama Saksi, 1 buah SIM A, 1 buah buka tabungan dan Kartu ATM Bank BNI milik tersangka, 1 buah uku Tabungan Bank BNI milik tersangka dan 2 buah SIM Card

“Atas perbuatannya, pelaku dapat dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 369 dan pasal 378 KUHP dengan ancaman pidananya penjara paling lama 8 tahun,” tandas Arif. (Rmt)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here