Home Berita Polisi Operasi Cipta Kondisi di Karawaci

Polisi Operasi Cipta Kondisi di Karawaci

0

Dengan tujuan mengantisipasi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah, serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, Polsek Karawaci Polres Metro Tangerang Kota menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Operasi disiarkan langsung juga oleh salah satu media televisi ini dilaksanakan di jembatan Kali Bayur, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Sabtu (17/02/2018) pukul 22.00 sampai dengan pukul 01.30 Wib, Minggu (18/2/2018).

Operasi tersebut melibatkan petugas gabungan dari Personel Polsek Karawaci, Personel TNI  Koramil 01/Tangerang, Trantib Kecamatan Karawaci serta Pokdarkamtibmas Sektor Karawaci dengan total 86 Personel. Operasi  dipimpin langsung oleh Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim.

“Giat cipkon malam ini kita laksanakan dikali bayur perbatasan antara wilayah hukum Polsek Karawaci dengan wilayah hukum Polsek Jatiuwung. Dan sasaran kali ini menuju kepada Pencurian Dengan Kekerasan (Curas), Pencurian Dengan Pemeberatan (Curat), Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) dan gangguan keamanan diwilayah hukum polsek karawaci,” ujar Kapolsek kepada awak media.

Disebutkan Kapolsek, hasil sementara kegiatan Operasi Cipta Kondusif (Cipkon) tadi malam, mendapatkan hasil sebanyak 20 unit kendaraan bermotor yang diamankan dan murni 15 Unit ditilang.

“Banyak tilangan yang keluar karena tidak melengkapi surat-surat dan dua orang remaja kita amankan. Karena kedapatan membawa minuman keras (Miras) jenis ciu sebanyak 2 bungkus plastik, dan kita amankan karena takut ada hal-hal yang tidak di inginkan,” jelas Kapolsek.

Dirinya mengimbau agar setiap orang yang ingin pergi menggunakan kendaraan harus membawa dan melengkapi surat – surat kendaraanya, serta pakai helm, lampu isyaratz maupun lampu utama harus keadaan nyala.

“Untuk masyarakat yang pulang kerja malam hari, diminta untuk tetap waspada dan hati-hati. Kalau pulang kerja lewat tempat sepi seperti bayur ini sebaiknya bareng teman, atau kendaraan lainya yang jalan satu arah,” imbuh Kapolsek.

Ia menambahkan, terkait banyak pengendara putar balik dan melawan arus saat melihat razia. Menurut dirinya karena mereka merasa punya kesalahan, kalau tidak merasa punya kesalahan pasti jalan terus.

“Kami tidak bisa mengamankan kendaraan yang memutar balik, karena kami tidak menyiapkan team disana. Yang penting kami sudah memberi tahu kepada seluruh pengendara, bahwa kami tidak diam dengan keadaan di wilayah hukum Polsek Karawaci,.” tandas Kapolsek. (Amd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here