Home Berita Makam Kramat Panjang di Pakuhaji Jadi Objek Wisata Religi

Makam Kramat Panjang di Pakuhaji Jadi Objek Wisata Religi

0

Pada umumnya makam memiliki panjang 2 meter sampai 3 meter. Namun, lain dengan makam Kramat Panjang yang memiliki panjang 9 meter dan lebar 1 meter di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang yang kian ramai dikunjungi penziarah dari berbagai kota dan menjadi objek wisata religi.

Makam dengan panjang 9 meter dan lebar mencapai 1 meter inilah yang akhirnya disebut makam Kramat Panjang. Diketahui makam tersebut sudah berusia mencapai satu abad. Hal ini dapat dibuktikan melalui adanya benda-benda kuno di obyek arkeologis sekitar kawasan makam.

“Ya Pak, makam ini memang udah lama sekali, saya aja udah hampir 30 tahun lebih jadi juru kunci disini,” ucap Habib Hamzah bin Toha Assegaf, kepada tangerangonline.id, di makam Kramat Panjang, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Kamis (03/05).

Belum diketahui pasti silsilah yang didalam makam, tetapi menurut keterangan Habib Hamzah bin Toha Assegaf (64), juru kunci makam Kramat Panjang, tokoh yang dimakamkan bernama Al-Habib Abdullah bin Ali Al-Uraidhi pendatang dari Negeri Hadramaut Yaman datang di Indonesia pada abad ke-10.

“Menurut sejarah yang saya tau, awalnya dia merantau mengarungi lautan, kemudian perahunya terdampar di daerah Kramat, setelah itu dia pergi keliling nusantara untuk menyebarkan agama Islam, terus dia kembali lagi ke Kramat ini, dan meninggal dunia,” terangnya.

Obyek makam Kramat Panjang terletak tidak jauh dari jalan raya utama, yang berada disebuah bangunan yang cukup strategis, serta akses jalan yang cukup bagus, sehingga memudahkan para peziarah yang berkunjung.

“Yang ziarah kadang sampai beberapa mobil bus, walaupun ini tempatnya belum memadai untuk menampung pengunjung, Alhamdulillah yang datang berziarah dari berbagai daerah, termasuk Banten, Jawa Barat, Kalimantan, Madura bahkan dari Negara Turki,” tandasnya.

Ia pun berharap, makam Kramat Panjang mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam hal pembangunan, karena makam kramat panjang ini bagian dari cagar budaya daerah Tangerang, Banten.

Dikatakannya, karomah makam Kramat Panjang diantaranya Desa Sukawali pernah diterjang banjir besar ketika gunung Krakatau meletus, tapi makam Keramat Panjang tidak terkena banjir dan penduduk sekitarnya selamat dari banjir.

Adapun silsilah juru kunci makam Kramat Panjang, yakni Habib Toha bin Muhammad Assegaf pada tahun 1961-1988, kemudian dilanjutkan anaknya yaitu Habib Hamzah bin Toha Assegaf dari 1988 sampai sekarang. (Sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here