Home Berita Peraturan Bupati Jam Operasional Kendaraan Angkutan Barang Terbit

Peraturan Bupati Jam Operasional Kendaraan Angkutan Barang Terbit

0

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengsahkan Peraturan Bupati (Perbup) No. 46 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Waktu Oprasional Mobil Barang Pada Ruas Jalan di Wilayah Kabupaten Tangerang.

Rutinnya mobil bermuatan barang dari berbagai wilayah yang melintas di Kabupaten Tangerang, membuat Pemkab Tangerang merancang Perbup ini.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerangkan, pembatasan jam operasional kendaraan barang ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan dan untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalulintas dan angkutan jalan di wilayah Kabupaten Tangerang, seperti yang tertuang di dalam Perda Kabupaten Tangerang No. 4 Tahun 2018.

“Arus peningkatan kendaraan terus mengalami peningkatan, ketika operasional kendaraan bersamaan ruas jalan mengalami kemacetan dan bisa juga berimbas pada usia jalan,” terangnya kepada tangerangonline.id melalui pesan singkat, Selasa (13/11/2018).

Tak hanya itu, dalam Perbup tersebut Pemkab Tangerang pun membatasi jam operasional kendaraan angkutan barang yang dibagi membajadi lima katagori atau golongan.

Hal ini tertuang dalam pasal 3 Pembatasan waktu Operasional Mobil Barang, dimana dalam aturan tersebut, kami (Pemkab Tangerang-red) menentukan jam Operasional Kendaraan angkutan barang pada pukul 22:00 sampai pukul 05:00 WIB,” terang Zaki.

Untuk secara detailnya, nanti diatur lagi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten.

“Detail aturan pembatasan akan diatur dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan,” sambung Zaki.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Bambang Mardi Sentosa mengatakan, secepatnya akan melakukan sosialisasi kepada para awak angkutan dan pelaku usaha berkaitan dengan pembatasan jam operasional kendaraan di lintasan jalan milik Kabupaten Tangerang.

“Kita akan berkordinasi dengan kepolisian dan pelaku usaha dan awak angkutan berkaitan dengan kebijakan ini, hal ini dilakukan untuk kelancaran bersama,” terangnya.

Bambang mengaku ruas jalan seperti Jalan Raya Legok menjadi bagian dari yang terlarang dilintasi bagi kendaraan angkutan barang pada siang hari.

“Ruas jalan Kabupaten seperti Jalan Raya Legok, Jalan Raya Selatan Pakuhaji, Jalan Raya Keronjo, Jalan Raya Keresek Balaraja dan lain-lain, menjadi ruas jalan yang terbatas bagi angkutan barang,” pungkasnya. (Yan)