Home Berita Wagub Datangi SMAN 2 Tangsel Soal PPDB

Wagub Datangi SMAN 2 Tangsel Soal PPDB

0

Untuk memastikan program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 berjalan dengan lancar, Wakil Guburnur Banten (Wagub) H. Andika Hazrumy mendatangi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 2 Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Pantauan di lokasi, sesampai di sekolah, Andika langsung menuju tempat pendaftaran sembari bertanya kepada beberapa walimurid untuk mengetahui kendala dan permasalahan yang dialami para walimurid dalam melakukan pendaftarann dan memberikan arahan kepada masyarakat yang kebingungan.

“Saya melihat alur pendaftarannya dulu, karena ditahun 2019 ini ada perbedaan dengan 2018, jadi ditahun 2019 ini saya memastikan bagaimana teknis alur pendaftaran itu mudah bagi masyarakat. Tadi saya sudah saya lihat, disini pendaftarannya banyak tapi alhamdulillah semuanya sudah diatur, baik nomor urut pendaftaran, untuk falidasi data, termasuk juga falidasi titik koordinat rumah pada Maps Google sampai ke input data masing-masing, ada kemajuan dari tahun 2018 yang memakai aturan online secara keseluruhan,” jelasnya saat diwawancarai usai melakukan pantauan.

Andika mengatakan, PPDB tahun 2019 menggunakan aturan sistem zonasi atau kedekatan dari rumah kesekolah dengan tujuan semua sekolah favorit akan dilebur dan akan menjadikan sekolah seluruh sekolah Kabupaten/Kota sama, baik kualitas, mutu dan fasilitas.

“Makanya untuk di tahun 2019 pengrikrutan siswanya orang yang rumahnya dekat dengan jarak sekolah. Kalau perbedaan tahun kemarin kan lebih kepada pendaftaran yang tersentral melaui online dan jalurnya banyak, banyak masyarakat yang susah mengakses dan mendaftar memsukan data di website PPDB, namun metode di tahun 2019 ini lebih memudahkan masyarakat,” jelasnya.

Salah seorang walimurid yang enggan disebut namanya menanggapi, menurutnya, program pemerintah sistem PPDB zonasi ini bagus, namun seharusnya program ini disosialisikan dari jauh hari supaya para orang tua sudah bersiap-siap, karena ada perbedaan PPDB ini dengan tahun sebelumnya.

“Sosialisasinya 4 hari sebelum pendaftaran, jadi kita kaget. Bedanya dengan tahun lalu, kita bisa pinda sekolah kalau tidak diterima, kalau ini kita tidak bisa pindah sekolah kalau tidak keterima, terpaksa ke Swasta. Tapi kelebihan tahun ini adalah jarak, yang lebih dekat diterima, jadi istilahnya kita pengen dibikin rata semua gitu,” tuturnya.

Ia menambahkan, sebanarnya lebih senang anak sekolah didekat rumah, tapi dengan catatan tolong fasilitas setiap sekolah itu disamakan. “Contoh fasilitas di SMA 2 seperti apa, sama in dong dengan SMA lainnya, minimal fasilitasnya standarisasi sama, jangan disana lebih disini kurang,” tambahnya.

Kepala SMA N 2 Tangsel, Neng Nurhemah menjelaskan, dalam mensukseskan program PPDB tahun 2019 pihaknya mengerahkan 30 petugas untuk melayani masyarakat yang mendaftar dan menyiapkan tiga ruangan yakni ruang ruangan verifikasi, ruangan maps dan ruangan input data.

“Kuota penerimaan siswa disini sebanyak 432 siswa yang akan terbagi menjadi 12 kelas yang terdiri dari 8 kelas jurusan IPA dan 4 kelasnya kelas jurusan IPS.
Adapun pendaftarannya kita batasi 250 perhari, itu sesuai dengan kemampuan kami,” tukasnya.(Ban)