Home Bandara Swissbellin airport Tampung Hasil Karya Warga Binaan Lapas

Swissbellin airport Tampung Hasil Karya Warga Binaan Lapas

0

Sebagai wujud program Corporate Social Responsibility (CSR), Swiss Belinn Airport Hotel menggandeng Lembaga Pemasyarakatan Salemba yang dituangkan dalam memorandum of understanding (MoU).

Bentuk kerjasama dan kesepakatan yang dilakukan adalah menggunakan hasil karya dari warga binaan lapas berupa sandal hotel, goodie bag dan barang hasil karya lainnya.

Selain dihadiri oleh pihak manajemen Swiss Belinn Airport Hotel, acara penandataganan MoU tersebut juga dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Lapas (Plt Ka. Lapas) Marlik Subiyanto dan para para pejabat struktural lapas lainnya.

Marlik Subiyanto mengatakan, penandatangan kerjasama tersebut bertujuan untuk meyakinkan dan mempersiapkan warga binaan lapas sebelum kembali ke tengah-tengah masyarakat. Karena selama ini, image masyarakat tentang lapas adalah sesuatu yang buruk dan menyeramkan.

“Selama ini masyarakat tidak mengetahui didalam jeruji ada positifnya dan ada orang–orang yang memiliki potensi,” ujarnya, Senin (24/6/2019).

Marlik menambahkan, selama ini usai menjalani hukuman warga binaan yang telah keluar dari lapas kesulitan untuk mencari pekerjaan.

Oleh karena itu, diharapkan setelah bebas mereka sudah terdidik dengan baik melalui berbagai kegiatan yang diadakkan di dalam lapas. Sehingga, mereka tidak bingung mencari pekerjaan karena mereka sudah tahu harus kemana dan berbuat apa

“Mereka pada akhirnya akan tahu harus berbuat apa, tanpa merugikan orang lain. Atau bahkan, mereka mungkin bisa menciptakan lapangan kerja,” tutur Marlik.

Lembaga pemasyarakatan pada hakikatnya bukan merupakan muara akhir dari semua tindak kejahatan, dalam sistem peradilan Indonesia.

Sebagaimana tercantum pada pasal 2 UU no 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan, bahwasanya sistem pemasyarakatan diselenggarakan dalam rangka membentuk narapidana agar dapat menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali ditengah masyarakat. (Rmt)