Home Bandara 2.464 Handphone Ilegal Dimusnahkan di Bandara Soetta

2.464 Handphone Ilegal Dimusnahkan di Bandara Soetta

0

Sebanyak 2.464 unit telepon selular (handphone) dimusnahkan oleh petugas Bea Cukai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Selasa (8/10/2019).

Ribuan gadget tersebut merupakan hasil tegahan petugas yang diimpor secara ilegal melalui terminal kedatangan Internasional ataupun terminal kargo.

Sebelum dilakukan pemusnahan, ribuan gadget berbagai merek tersebut terlebih dahulu direndam di dalam air garam. Selanjutnya dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang, gadget yang statusnya menjadi Barang Milik Negara (BMN) itu merupakan hasil tegahan petugas selama priode Juni s/d Desember 2018.

“Setelah melalui proses ke Menteri (Keuangan) maka hari ini dilakukan pemusnahan,” kata Erwin di Terminal Kargo Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (8/10/2019).

Dirinya mengungkapkan, gadget yang dimusnahkan tersebut didominasi berasal atau dibawa dari Hongkong dan Singapura dengan cara dibawa langsung (hand carry).

“Paling banyak dibawa hand carry oleh masyatakat yang kurang paham aturan,” kata Erwin.

Menurut Erwin, gadget merupakan barang yang dibatasi. Artinya, setiap penumpang hanya diperbolehkan membawa 2 unit gadget baru dan tentunya membayar bea masuk.

“Barang itu hanya diimpor secara resmi oleh importir yang telah mendapat izin dari kemenkominfo. Sehingga masyarakat hanya dizinkan membawa 2 handphone masuk ke Indonesia,” ujarnya.

“Bukannya bebas, kalau dibawah USD 500 bebas, kalau diatas USD 500 harus bayar pajak. Kalau tidak kami tegah. Berdasarkan perintah Kementerian Keuangan, Handphone itu kami musnahkan,” tegas Erwin.

Adapun ponsel yang dimusnahkan tersebut diantaranya, 27 unit iPhone, 266 unit iPhone X, 225 unit iPhone 8+, 54 unit iPhone 7, 72 unit iPhone 7, 26 unit Samsung S9+ (tiruan), 1600 unit Xiaomi dan 194 ponsel berbagai tipe dan kondisi. (Rmt)