Home Bandara Tidak Termasuk yang Dilindungi, WN Jepang Pembawa Kadal di Bandara Soetta Dibebaskan

Tidak Termasuk yang Dilindungi, WN Jepang Pembawa Kadal di Bandara Soetta Dibebaskan

0

TM (63), warga negara Jepang yang kedapatan membawa belasan ekor Kadal jenis Tiliqua Gigas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Selasa (12/11) malam dibebaskan untuk pulang ke negara asalnya.

Ia dibebaskan setelah melalui pemeriksaan di Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soetta oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Diketahui, TM merupakan penumpang pesawat Thai Arways TG-436 rute Jakarta-Bangkok-Osaka.

Kasi Pengawasan dan Penindakan Karantina Hewan BBKP Bandara Soetta, drh Wirokartiko Satyawardana mengatakan, satwa yang dibawa penumpang tersebut tidak termasuk dalam Apendiks 1.

Apendiks 1 adalah daftar spesies tumbuhan dan satwa liar yang dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional.

“Setelah diberi penjelasan (sosialisasi) tentang tata cara melalulintaskan satwa dari Indonesia, yang bersangkutan diperbolehkan pulang. Sementara satwa tersebut kita sita dan ditempatkan di instalasi karantina hewan,” kata Wiro kepada tangerangonline.id, Rabu (13/11/2019).

Menurut Wiro, jenis kadal yang dibawa oleh TM boleh dibawa ke luar negeri selama memenuhi persyaratan. Hal ini diatur dalam Undang-Undang nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.

“Boleh dilalulintaskan asal dilengkapi health certificate dari karantina dan surat angkut tanaman dan satwa ke luar negeri dari BKSDA,” tutur Wiro.

Diberitakan sebelumnya, seorang penumpang berkewarganegaraan Jepang terpaksa berurusan dengan petugas Bea dan Cukai di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Selasa (12/11).

Pasalnya, pria berinisial TM (62) ini kedapatan membawa 16 ekor kadal yang disembunyikan di dalam koper miliknya.

Kadal yang diduga termasuk dalam spesies Tiliqua Gigas itu tidak dilengkapi dengan surat resmi dari Karantina Hewan. (Rmt)