Home Berita Program Bedah Rumah, Salah Satu Bentuk Perhatian Pemerintah Kota Tangerang

Program Bedah Rumah, Salah Satu Bentuk Perhatian Pemerintah Kota Tangerang

0

Bisa dikatakan program bedah rumah, salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Tangerang terhadap warganya yang kurang mampu.

Bagaimana tidak, Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah di awal tahun 2019 mengatakan, pihaknya telah merencanakan untuk memperbaiki rumah warganya sebanyak 500 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dimana, rencana tersebut bedah rumah tersebut, tersebar di seluruh Kelurahan dan Kecamatan wilayah Kota Tangerang.

Seperti halnya di Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug. Pihaknya telah berhasil melakukan perbaikan rumah warga yang sudah tidak layak huni sebanyak lima buah, hal tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Kelurahan Parung Serab, Mahmudin saat di temui di salah satu rumah warga yang telah di renovasi, Jumat (27/12/2019).

Mahmudin mengatakan, pihaknya melihat masyarakat yang rumah tidak layak huni karena kondisi perekonomian yang sangat rendah, hal itu yang menjadi acuan dalam menyelasikak program tersebut.

“Alhamdulillah. Melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Parung Serab, kami berhasil merenovasi lima rumah warga,” jelasnya.

Ia menambahkan, program bedah rumah ini sejalan dengan instruksi dari Pemerintah Kota Tangerang guna menciptakan kota layak huni untuk warganya.

“Program ini yang sangat membantu sekali terhadap masyarakat tidak mampu yang rumahnya bisa dikatakan kumuh untuk segera di perbaiki. Anggaran yang diberikan untuk program ini terbilang cukup yakni sebesar Rp 20 juta tiap rumah,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Koordinator BKM Kelurahan Parung Serab, Jojo mengatakan, dirinya mendapat mandat dari Pemerintah Kota Tangerang, melalui Kelurahan Parung Serab untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, program bedah rumah, perbaikan jalan dengan menggunakan Paving Block hingga sistem pembuangan air (drainase).

“Dengan anggaran yang diberikan dan spesifikasi yang diinginkan oleh Kelurahan, Alhamdulillah, kami telah melaksanakan tugas dengan baik. Kami sangat berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami,” ungap Jojo.

Pihaknya berencana di tahun berikutnya untuk dapat terus membantu dan menyelesaikan program prioritas Kelurahan Parung Serab.

Selain itu, Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Kelurahan Parung Serab, Mursai menegaskan, program ini sangat membantu bagi masyarakat tidak mampu, khususnya yang tinggal di wilayah Kelurahan Parung Serab.

Tidak hanya bedah rumah, perbaikan infrastruktur jalan di wilayah tersebut juga sedang berlangsung seperti memasang Paving Block sepanjang 2.011 meter. Lalu, perbaikan saluran air (Drainase) yang tersebar di setiap Rukun Warga (RW) sepanjang 1.302 meter, dan sumur resapan air yang sudah terselesaikan sebayak 18 titik di wilayah rawan banjir seperti RT 02 dan RT 03, serta pemberdayaan untuk masyarakat melalui Usaha Mikro Kecil Menengganah (UMKM).

Rosmalia (53)warga RW 09 Kelurahan Parung Serab, mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Pasalnya, rumah menjadi prioritas pemerintah untuk diperbaiki, sebab diaktakan olehnya, dikala hujan tiba, ia harus mewadahi aliran air hujan yang masuk ke rumah menggunakan ember, hal itu sudah berlangsung sejak lama.

Ibu empat anak tersebut mengatakan, sejak ditinggal suami meninggal dunia, dirinya bekerja serabutan, anak-anak masih pada kecil, jangankan untuk memperbaiki genteng rumah yang bocor, untuk biaya makan sehari-hari saja terkada sulit.

Selain atap yang bocor, Rosmalia melanjutkan, lantai rumahnya yang masih dibalut dengan pluran semen, dan dinding rumah tidak di plester.

“Alhamdulillah. Sekarang rumah saya sudah tidak bocor lagi, nggak capek-capek tampung air hujan pakai ember. terus genteng saya yang pecah diganti dengan asbes, terima kasih pak lurah,” katanya sambil meneteskan air mata bahagia.

“Awalnya lantai rumah saya tanah, sekarang sudah dipasang keramik. Alhamdulillah. Pemerintah sangat perhatian sama rakyatnya. Mudah- mudahan tambah sukses lagi, dan yang rumah bocor dan kumuh kaya saya bisa segera di benahi oleh Pemerintah Kota Tangerang,” ungkapnya.

Sekadar informasi, tahun ini, Pemerintah Kota Tangerang sendiri menganggarkan untuk program bedah rumah dan pembuatan sanitasi masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023. (rls)