Home Index Puluhan Petugas Ground Handling Mogok Kerja, Pelayanan di Bandara Soetta Normal

Puluhan Petugas Ground Handling Mogok Kerja, Pelayanan di Bandara Soetta Normal

0

Puluhan orang yang merupakan pekerja dari PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) mogok kerja pada Rabu (26/2/2020). Mereka melakukan aksi mogok kerja dengan berkumpul di kawasan pergudangan Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Rencananya pekerja yang bertugas sebagai petugas ground handling di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dibawah PT Gapura Angkasa itu akan melakukan mogok kerja tiga hari kedepan.

Tubagus Ikbal Nafinur Aziz sebagai tim kuasa hukum pekerja tersebut menyebut, aksi mogok kerja tersebut merupakan buah dari kekecewaan mereka terhadap manajemen perusahaan. Mereka meminta agar diangkat menjadi karyawan tetap.

“Saat (penandatanganan) perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) yang mereka buat tidak bersifat sekali selesai atau sementara, melainkan terus-menerus. Sehingga disini saya melihat ada pelanggaran undang-undang,” ujar Nafinur Aziz.

Menurut Aziz, pihaknya menduga ada pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan yang mempekerjakan petugas ground handling tersebut. Adapun undang-undang yang dimaksud Aziz adalah pasal 59 ayat 1 Undang-Undang nomor 13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan

“Dengan itu kami mendesak Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang untuk memberikan konfirmasi data atas surat permohonan kami tertanggal 20 Januari 2020, mengenai apakah perjanjian kerja kami sudah dicatatkan atau belum, karena sampai saat ini belum juga dikonfirmasi. Hal ini menjadi tanda tanya buat kami,” ucapnya.

Aziz menambahkan, pihaknya juga mendesak PT Gapura Angkasa untuk dapat melakukan pengangkatan terhadap karyawan tersebut.

“Karena sebagai pekerja alih daya, kami
ditempatkan bekerja di PT Gapura Angkasa pada bagian Ground Handling yang merupakan kegiatan usaha pokok dari perusahaan ini,” katanya.

Sementara itu, Meika salah seorang pekerja yang mengaku telah 8 tahun lamanya bekerja di perusahaan tersebut Meika mengatakan pihak perusahan yang mempekerjakan mereka tidak pernah membicarakan ihwal pengangkatan karyawan tetap. Padahal kebanyakan dari mereka merupakan karyawan yang telah bekerja lebih dari 5 tahun.

“Kami akan melakukan aksi selama 3 hari ini dan besok rencananya kami akan mendatangi kantor DPRD Kota Tangerang untuk berdiskusi dengan wakil kami di daerah,” tuturnya.

Terpisah, Corporate Secretary PT Gapura Angkasa Agus Roesady mengatakan, dengan adanya aksi mogok kerja tersebut tidak mengganggu pelayanan dan operasianal penumpang maupun pesawat di Bandara Soetta (CGK).

“Dengan adanya aksi mogok ini pihak Gapura telah kami antisipasi dengan bantuan dari Cabang kami diluar CGK dan bantuan pihak stakeholder lainnya,” kata Agus.

Menurut Agus, seluruh kegiatan pelayanan penumpang dan pesawat baik di sisi darat maupun di sisi udara yang ditangani oleh PT Gapura Angkasa masih berjalan seperti biasanya.

“Alhamdulillah sampai saat ini kegiatan operasional masih berjalan normal. Kami akan optimalkan jangan sampai merugikan pihak pengguna jasa,” pungkasnya. (Bal)