Home Bandara Mulai Besok, Tarif Rapid Test di Bandara Soetta Rp 145 ribu

Mulai Besok, Tarif Rapid Test di Bandara Soetta Rp 145 ribu

0
Foto: Layanan Rapid Test di Shelter Skytrain Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. (tangerangonline.id)

BANDARA SOETTA – Tarif layanan pemeriksaan Rapid Test di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mengalami penyesuaian. Saat ini layanan Rapid Test di Bandara Soetta sebesar Rp 150 ribu.

Sebelumnya layanan Rapid Test di Terminal 2 dan Terminal 3 Bandara Soetta dikenakan biaya Rp 280 ribu per penumpang. Tarif tersebut sudah termasuk Surat Keterangan.

Penyesuaian tarif tersebut dilakukan menyusul terbitnya Surat Edaran Direktorat jenderal (Ditjen) Pelayanan Kesehatan Kemenkes nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Antibodi.

Di dalam surat edaran itu disebutkan bahwa batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan Rapid Test Antibodi adalah sebesar Rp 150.000,-

Senior Manager of Branch Communication Bandara Soetta PT Angkasa Pura II Febri Toga Simatupang mengatakan, penyesuaian tarif Rapid Test di Terminal 2 dan Terminal 3 telah dilakukan mulai hari ini, Rabu (8/7/2020) mulai pukul 00.01 WIB.

“Kami informasikan bahwa sesuai dengan surat edaran tersebut, kami telah menyesuaikan tarif per hari ini pukul 00.01 WIB itu dengan tarif Rp 150 ribu. Rencana akan ada penurunan harga lagi per tanggal 9 Juli 2020 (besok) menjadi Rp 145 ribu,” kata Febri Toga kepada tangerangonline.id di Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (8/7/2020).

Menurut Febri, penyediaan layanan Rapid Test di Terminal Penumpang sejak pertengahan bulan Juni 2020 ini merupakan permintaan pelanggan utama (main customer) PT Angkasa Pura II yakni maskapai penerbangan (Airline).

Atas permintaan tersebut, PT Angkasa Pura II menggandeng holding BUMN Farmasi untuk menyediakan pelayanan Rapid Test di Terminal 2 maupun di Terminal 3 guna memudahkan penumpang.

“Itu merupakan permintaan dari main customer kami, Airline yang ingin agar penumpang itu tidak repot-repot kemana-mana apabila ingin terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Febri.

Hasil pemeriksaan Rapid Test berlaku selama 14 hari sejak dilakukan pemeriksaan. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 tentang Perubahan Atas Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Layanan Rapid Test di Terminal 2 dan Terminal 3 ini tidak hanya melayani penumpang saja, namun terbuka untuk umum seperti pengunjung dan pengguna jasa bandara lainnya. Layanan Rapid Test ini dibuka 24 jam,” tutur Febri.

Sementara itu, Rosita (32) salah satu penumpang asal Jakarta mengatakan, adanya layanan Rapid Test di Terminal penumpang Bandara Soetta sangat membantu penumpang.

“Sangat membantu ya, pemeriksaannya juga cepat, petugas yang ngarahin juga tadi bagus. Kalau soal tarif sih bisa dibilang terjangkau, tadi itu cuma Rp 150 ribu,” ujar penumpang tujuan Bangka, Kepulauan Bangka Belitung ini. (Rmt)