Home Bandara Rekontruksi Pemerasan di Bandara Soetta, Adegan ke-16 Pelaku Mulai Lecehkan Korban

Rekontruksi Pemerasan di Bandara Soetta, Adegan ke-16 Pelaku Mulai Lecehkan Korban

0

Jajaran Polres Bandara Soekarno-Hatta, menggelar rekontruksi kasus pemerasan, penipuan dan dugaan pelecehan seksual oleh EFYS (35) terhadap seorang calon penumpang perempuan.

Rekontruksi digelar di areal kedatangan Domestik Terminal 3 Tepatnya di SMMILE Center Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Rabu (30/9/2020).

Dalam rekontruksi yang langsung menghadirkan EFYS ini, dimulai dengan adegan korban LHI (diperankan oleh orang lain), masuk ke areal Gate 5 Kedatangan Domestik, tepatnya di lokasi pelayanan Rapid Test Terminal 3.

Selanjutnya, masuk ke area pengecekan di area tersebut. Kemudian, dengan adegan keluarnya LHI dari area pengecekan Rapid Test tersebut memperagakan bahwa dirinya mulai mengikuti korban.

Hingga pada adegan ke 16, pelaku mulai mengajak korban ke area SMMILE Center atau Plaza Terminal 3. Di sana diperlihatkan bahwa pelaku dan korban melakukan bertransaksi melalui m-banking.

“Di area SMMILE itu, yang mana sebelum pandemi diperuntukan sebagai tempat orang berkumpul, di sana dia melakukan transaksi pidana pemerasan dengan cara m-banking senilai Rp1,4 juta,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yurikho.

Adapun uang yang diminta oleh pelaku adalah sebagai uang jasa, setelah dia mengakui telah menukar data korban di surat keterangan hasil pemeriksaan Rapid Test dari Reaktif menjadi Non-Reaktif.

Tak hanya itu, di adegan ke 16 yang diperagakan langsung oleh EFYS juga diperlihatkan bahwa terjadi tindakan pelecehan seksual terhadap korban.

“Tindakan pelecehan seksual itu dilakukan di area itu (SMMILE Center) juga,” ujarnya.

Lebih jauh Alex menjelaskan, dalam rekontruksi itu terdapat 32 adegan yang mana mulai dari adegan ke 10 hingga terakhir, pelaku sudah mulai melakukan tindak pidana mulai dari penipuan, pemerasan hingga pelecahan seksual.

Nantinya, hasil rekontruksi tersebut akan memperkuat sangkaan pasal yang dikenakan kepada pelaku di pengadilan.

EFYS sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tanahan Polresta Bandara Soetta. Ia disangkakan Pasal 368 dan atau Pasal 289 dan atau pasal 294 ayat dan atau pasal 378dan atau pasal 267 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (Rmt)