Home Berita Ditinggal Pemiliknya, Rumah Janda Tua di Cihara Ludes Terbakar

Ditinggal Pemiliknya, Rumah Janda Tua di Cihara Ludes Terbakar

0

Sebuah rumah milik Onih (60) seorang janda tua warga Kampung Kulantung RT04 RW02 Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, ludes terbakar pada Selasa (16/3/2021) sekira pagi pukul 07.30 WIB.

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, akibat kebakaran tersebut pemilik rumah mengalami kerugian diperkirakan Rp50 juta.

Informasi diperoleh dari Jeli (40) keluarga korban Onih, peristiwa terjadinya kebakaran tersebut rumah posisi dalam keadaan kosong

“Posisi rumah lagi kosong karena mak Onih sedang menginap dirumah anaknya Oji yang sedang sakit,” katanya.

Ia mengatakan, begitu mak Onih hendak pulang kerumahnya sekitar pukul 07.15 WIB dinihari diketahui ma Onih mencium bau seperti ada pelastik yang terbakar cuma yang punya rumah santai-santai aja karena ma Onih tidak tahu kalau bau yang di ciumnya itu dari dalam rumahnya,

“Setelah kurang lebih 15 menit mak Onih baru sadar kalau rumahnya itu terbakar,” ujar Jeli.

Saat kejadian itu pula, kata dia, warga sekitar bergegas berupaya untuk melakukan memadamkan api, tapi sayang berhubung di kampung ini darurat air dan rumah itu rumah panggung yang dibuat dari kayu dan bilik.

“Alhasil rumah panggung dari kayu dan bilik ini tidak bisa diselamatkan, ludes terbakar berikut semua barang-barang yang ada didalamnya,” terang Jeli.

Menurutnya, kebakaran tersebut terjadi diduga dari kosleting arus pendek listrik, sejak kejadian itu wargapun langsung melaporkan ke pihak Desa.

“Alhamdulillah pak Kepala Desa dan Babinsa sigap hadir untuk melihat keadaan di rumah mak Onih yang sekarang sudah hangus terbakar,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Desa Mekarsari Ucup Supriatna membenarkan peristiwa kebakaran menimpa sebuah rumah milik warganya tersebut.

“Iya kang, kami dari pihak Desa menerima laporan dari warga, kejadian kebakaran tersebut sekitar pukul 07.30 WIB,” katanya.

Setelah itu, ia mengaku bersama Babinsa langsung meninjau ke TKP, dan ternyata rumah mak Onih sudah habis terbakar berikut dengan barang-barangnya, kerugian diperkirakan sekitar Rp50 juta. Akibat kebakaran menimpa rumah warganya tersebut Kades berharap ada perhatian baik dari pemerintah maupun swasta.

“Kami berharap ada perhatian dari pihak intansi dan para dermawan agar bisa membantu untuk membangun kembali rumah dan kebutuhan sandang pangan mak Onih, mengingat ia hanya seorang janda tua yang kebetulan anaknya pun sedang sakit,” pinta Ucup. (bud)