Sebanyak sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla 2.0 tiba di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Jumat (22/5/2026) sore.
Mereka menumpang maskapai Emirates dengan nomor penerbangan EK356 dari Dubai dan mendarat di Tanah Air sekira pukul 15.30 WIB.
Kesembilan WNI sempat mengalami penahanan setelah kapal kemanusiaan yang mereka tumpangi diintersep militer Israel di perairan Siprus.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri bersama perwakilan RI di luar negeri melakukan langkah diplomatik intensif hingga seluruh WNI berhasil dibebaskan dan dipulangkan melalui Istanbul, Turki.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memfasilitasi pemeriksaan keimigrasian sebagai tindak lanjut koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyampaikan apresiasi atas kerja sama lintas instansi.
“Kementerian Luar Negeri mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan koordinasi seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan saudara-saudara kita ini,” ujar Sugiono.
Dalam proses ketibaan, Sugiono didampingi Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko serta Pelaksana Harian Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Andika Widyanarko.
Proses kepulangan melibatkan koordinasi lintas instansi di Bandara Soekarno-Hatta untuk memastikan pemeriksaan dokumen perjalanan berjalan aman dan kondusif.
Kantor Imigrasi menegaskan komitmennya memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional, humanis, dan responsif, termasuk dalam mendukung penanganan WNI pada situasi khusus maupun misi kemanusiaan internasional. (Rmt)

