Home Berita Banyak Tiang Tak Kunjung Dipindah dari Tengah Jalan, Ketua DPRD Tangsel Panggil...

Banyak Tiang Tak Kunjung Dipindah dari Tengah Jalan, Ketua DPRD Tangsel Panggil PLN dan Telkom

0

Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangsel Moch Ramlie geram melihat sejumlah tiang listrik dan tiang Telkom yang berdiri di tengah Jalan Siliwang, Pamulang dan Ciater, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, belum juga dipindahkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pihak Telkom.

Pasalnya, keberadaan tiang listrik dan tiang Telkom yang berdiri di badan jalan tersebut tentunya akan membahayakan pengguna jalan. Apalagi, pembangunan infrastruktur Pemkot Tangsel, berupa pelebaran jalan saat ini masih belum maksimal lantaran terhambat keberadan tiang listrik dan tiang Telkom. Sehingga, beberapa ruas jalan yang sudah dilakukan pelebaran tidak dapat difungsikan secara maksimal.“Kami mendesak agar pihak PLN dan Telkom segera memindahkan dan mencabut tiang-tiang tersebut. Keberadaan tiang listrik dan tiang Telkom tersebut dapat menganggu pengguna jalan,” kata Ramlie saat ditemui di kantornya, Senin (22/2/2016).

Ramlie mengatakan, semestinya PT PLN dan Telkom melakukan penggeseran tiang-tiang tersebut, sehingga proyek pelebaran jalan di siliwangi, Pamulang dan Ciater dapat berjalan dengan lancar. Dengan tidak dipindahkannya tiang listrik dan tiang Telkom tersebut Ramlie menilai, PLN dan telkom sengaja membiarkan keberadaan tiang-tiang tersebut.

“Buktinya ketika saya (Ketua DPRD_red)) mengkonfirmasi ke Bina Marga Tangsel perihal beradaan tiang listrik dan tiang Telkom, pihak Bina Marga menyampaikan bahwa pihak PLN dan Telkom tidak mengindahkan pemanggilan. Ini artinya, pihak PLN dan Telkom sengaja membiarkan keberadaan tiang-tiang tersebut,” ujar Ramlie.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, pihaknya akan segera memanggil pihak PLN, Telkom dan Bina Marga kota Tangsel untuk untuk dimintai keterangan dan menperjelaskan duduk perkara bagaimana cara menindahkan posisi tiang listrik sehingga jalan yang dilakukan pelebaran dapat difungsikan.

“Segera akan kita kirimkan surat pemanggilan kepada PLN dan telkom untuk diminta keterangan dan memperjelaskan duduk perkara pemindahan tiang-tiang tersebut. Dengan adanya pelebaran jalan, sehingga posisi tiang listrik berada di badan jalan dan itu sudah banyak korban. Jika memang anggaran tidak ada, tapi harus diusahakan karena ini urgent,” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Tangsel Retno Pratiwi mengatakan, hingga saat ini sejumlah tiang listrik yang berada di Jalan Raya Ciater-Maruga maupun Pamulang belum juga dipindahkan. Padahal seharusnya, tiang listrik tersebut sudah harus dipindahkan pada tahun kemarin.
“Padahal sudah koordinasi dengan PLN, sudah peninjauan dan survey lapangan. Tinggal PLN saja yang melaksanakan,” katanya.

Dikatakan Retno, keberadaan tiang listrik dan tiang Telkom tersebut, sangatlah mengganggu proses pembangunan dan pelebaran di Jalan Raya Ciater dan Pamulang. Seharusnya, tiang listrik sudah selesai dibongkar pada tahun lalu. “Kalau begini malah jadi penghambat pembangunan jalan,” ungkapnya.

Retno berharap, PLN dan Telkom segera memindahkan tiang-tiang tersebut, mengingat kelanjutan pembangunan jalan segera dimulai.
“Segera mungkin tim kami akan menemui kembali pihak PLN agar segera dipindahkan, semoga PLN mendukung penuh lancarnya pembangunan jalan di Tangsel.” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor menjadi korban keperkasaan tiang listrik di jalan Raya Ciater. Korban bernama Rafiudin mengalami patah kaki sebelah kiri dan menurut warga sekitar jalan tersebut sering pengendara motor dan mobil menabrak tiang listrik karena selain kurangnya penerang pada malam hari juga penyempitan jalan akibat tiang listrik tersebut. (Ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here