Home Berita 120 WNI Mantan Pekerja Saudi Binladin Tiba di Bandara Soetta

120 WNI Mantan Pekerja Saudi Binladin Tiba di Bandara Soetta

0

Sebanyak 120 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja pada perusahaan Saudi Binladin Group di Madinah, Arab Saudi tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta),Tangerang, Minggu (8/5/2016) pukul 12.40 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Mereka merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di perusahaan Saudi Binladin Group dalam pekerjaan perluasan area Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Memasuki Common Use Lounge (Lounge Khusus TKI)  Bandara Soetta, mereka diberikan pengarahan dan didata oleh petugas Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

“Setelah kita lakukan pendataan, bagi mereka yang tidak memiliki tiket pesawat ke daerah asalnya akan difasilitasi kepulangannya oleh Negara melalui BNP2TKI.  Yang dijemput oleh keluarganya atau sudah memiliki tiket pesawat diperbolehkan pulang setelah didata,” kata Kasubdit Pelayanan Kepulangan Direktorat Pemberdayaan Deputi Perlindungan BNP2TKI, Ricky Adriansjah kepada tangerangonline.id di Bandara Soetta, Tangerang, Minggu (8/5/2016).

120 Warga Negara Indonesia (WNI) yang di-PHK oleh perusahaan Saudi Binladin Group didata oleh BNP2TKI di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
120 Warga Negara Indonesia (WNI) yang di-PHK oleh perusahaan Saudi Binladin Group didata oleh BNP2TKI di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

Ricky menjelaskan, TKI yang di-PHK sepihak oleh perusahaan perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi itu akan diperjuangkan hak-haknya yakni mendapatkan asuransi.

“Program ini (PHK) karena adanya musibah Crane, untuk itu pemerintah sudah bicara dengan pihak asuransi bahwa semua TKI yang di-PHK oleh perusahaan Saudi Binladin Group itu akan dibayar semua asuransinya, karena diantara mereka ini ada yang baru bekerja tiga bulan,” ujarnya.

Menurut Ricky, sebanyak 120 TKI yang kembali ke tanah air hari ini adalah gelombang pertama dari Madinah.

“Dari Madinah, ini yang pertama. TKI yang bekerja pada perusahaan tersebut terdapat kurang lebih 8.000 pekerja, dan akan dipulangkan semuanya,” ujarnya.

Semua TKI laki-laki tersebut mayoritas berasal dari Jawa Tengah dan dari berbagai daerah lain diantaranya, Jawa Barat, Jawa Timur dan Nusa Tenggara. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here