Home Berita Petugas Bea Cukai Tangkap WN Kenya Bawa Sabu 1,1 Kg

Petugas Bea Cukai Tangkap WN Kenya Bawa Sabu 1,1 Kg

0

Seorang pria berkewarganegaraan Kenya berinisial BM ditangkap petugas karena kedapatan membawa 1.100 gram narkotika jenis Sabu saat melalui pos pemeriksaan Bea Cuka di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Kepala Bea Cukai Bandara Soetta Erwin Situmorang menjelaskan, BM ditangkap ketika melalui pos pemeriksaan Bea Cukai pada tanggal 8 Agustus 2016, petugas mencurigai penumpang tersebut karena hasil wawancara yang bersangkutan berasal dari Ethiopia, negara dengan kategori high risk. Namun saat diperiksa barang dan badan tidak ditemukan narkotika.

“Petugas memutuskan untuk melakukan pemeriksaan rontgen. Ketika akan dilakukan pemeriksaan rontgen, yang bersangkutan sempat menawari petugas uang sejumlah 3000 dolar. Hal tersebut justru menambah kecurigaan petugas, bahwa penumpang tersebut menyembunyikan sesuatu,” kata Erwin saat gelar jumpa pers di Kantor Bea dan Cukai Bandara Soetta, Tangerang, Senin (26/9/2016).

Lanjut Erwin, dari foto hasil pemeriksaan rontgen terlihat banyak kapsul di dalam perut yang BM. Setelah itu, yang bersangkutan mengakui bahwa dirinya menelan 96 kapsul yang berisi shabu-shabu Sebanyak 1.100 gram.

“Kemudian tim Bea Cukai Soekarno Hatta melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap tersangka. Tersangka mengaku barang tersebut akan dibawa ke sebuah hotel di Tanah Abang, Jakarta,” ungkap Erwin.

Berbekal hasil pemeriksaan tersebuut Tim Bea Cukai Soetta berkoordinasi dengan tim Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan controlled delivery pada hari Rabu (10/8) di hotel dimaksud.

“Di hotel tersebut ditangkap dua orang tersangka dengaan inisial S dan Z S akan menerima paket barang haram tersebt dari BM,” bebernya.

Tidak berhenti disitu, petugas gabungan kembali melakukan pengembangan dan melakukan pengejaran terhadap pemesan barang tersebut.

“Tersangka S mengaku diperintah Oleh seseorang dengan inisial R untuk membawa 50 kapsul ke Solo. Sedangkan tersangka Z disuruh oleh seseorang berinisial A untuk membawa sisanya sebanyak 46 kapsul ke Depok,” ujar Erwin.

Keesokan harinya, tim gabungan kembali melakukan operasi controlled delivery di Solo, Jawa Tengah. Saat berada di Solo, tersangka S dihubungi oleh R (DPO, untuk memberitahukan bahwa akan ada orang berinisial YH yang akan mengambil paket tersebut darinya.

“Di Solo, petugas menangkap seorang pria berinisial YH di sebuah minimarket di jalan Slamet Riyadi saat akan mengambil paket Sabu-Sabu dari tersangka S,” imbuh Erwin.

Setelah didiperiksa, kepada petugas YH mengaku ia disuruh oleh bosnya yang saat ini masih mendekam di Lapas Nusa Kambangan.

“Dari pengakuan tersangka (YH), sebanyak 50 kapsul yang diterimanya akan diedarkan di daerah Solo,” tutup Erwin.

Berdasarkan UU no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, pelaku dapat diancam dengan hukuman pidana mati, pidana seumur hidup. atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp 10 Miliar ditambah 1/3. (Rmt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here