Home Bandara Ini Tujuan Supir Crew Sriwijaya Air Sebelum ‘Ditembak’

Ini Tujuan Supir Crew Sriwijaya Air Sebelum ‘Ditembak’

0

Supir Crew Sriwijaya Air yang mengalami insiden penembakan pada Jumat, (16/11) pagi ternyata berencana menjemput Crew di bilangan Cibubur, Jakarta Timur.

Hal tersebut diungkapkan oleh Adi Willi Hanhari Haloho selaku Head of Corporate Communications Sriwijaya Air Group.

“Benar telah terjadi penembakan terhadap mobil crew kami. Pada saat itu karyawan yang mengemudikan mobil adalah Bapak Arman dan bertugas menjemput crew di daerah Cibubur,” terang Adi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/11/2018).

Kejadian bermula ketika mobil dengan Nopol B 1336 PRG yang dikemudikan oleh Arman tiba di gardu tol Sediyatmo arah Jakarta. Ketika hendak mengambil kartu E-Tol miliknya yang terjatuh, mobil tersebut malah dipepet kawanan orang tidak dikenal (otk).

“Kejadian terjadi di jalan raya arah gerbang Tol Sedyatmo menuju Jakarta dan sekitarnya. Sebelum memasuki gerbang tol, pengemudi kami sempat menepikan mobil tersebut untuk mengambil e- toll yang terjatuh di dalam mobil. Tak berapa lama ada mobil dengan jenis Mobilio Hitam yang berhenti persis disamping mobil crew kami,” ungkapnya.

Selanjutnya dari pengakuan pengemudi, lanjut Adi, salah satu orang yang berada dalam kawanan otk tersebut turun dan meminta handphone milik Arman.

“Satu orang yang turun dari mobil tersangka dan mendekat ke mobil crew Sriwijaya Air serta meminta handphone milik bapak Arman. Karena pak Arman menolak, ada dua orang lainnya yang keluar dari mobil tersangka. Melihat itu pak Arman merasa takut dan langsung tancap gas melarikan diri,” jelasnya.

Namun demikian, saat mencoba menghindari pelaku, Arman mendengar letupan senjata api dari arah belakang kendaraan. Ia pun langsung menambah laju kendaraannya.

“Setelah beberapa meter terdengar suara tembakan dari arah belakang. Sempat terjadi pengejaran oleh pelaku dan terjadi penembakan yang kesekian kalinya ke arah mobil crew sriwijaya air,” jelas dia.

“Kejar mengejar berhenti saat pak Arman mengambil jalan keluar arah Kapuk, sedangkan para pelaku atau tersangka mengambil sisi kanan yang mengarah ke arah Slipi dan sekitarnya,” tambahnya.

Adi menambahkan akibat insiden yang menimpa karyawannya ini pihaknya langsung melaporkan ke pihak berwajib.

“Kejadian ini telah dilaporkan ke Polsek Benda dan hingga saat ini masih menjalani proses pemeriksaan. Atas kejadian tersebut telah ditemukan 3 lubang bekas tembakan pada mobil crew Sriwijaya Air. Sedangkan pak Arman selamat tanpa mengalami luka. Untuk motif masih didalami pihak kepolisian Polsek Benda,” tandasnya. (Mhd/Rmt)