Home Berita Empat ASN Jam Kerja Terciduk Sedang di Mall

Empat ASN Jam Kerja Terciduk Sedang di Mall

0

Satpol PP Kota Tangerang bekerjasama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Inspektorat Kota Tangerang menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) di mall se-Kota Tangerang.

Sidak petugas gabungan kali ini dalam rangka menciduk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang kedapatan tengah keluyuran saat jam kerja tanpa kepentingan tugas pekerjaan.

Kaonang, Kepala Bidang Penegakan Hukum Daerah (Kabid Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang mengatakan, dalam sidak kali ini terdapat empat pegawai berseragam ASN diduga keluyuran di TangCity Mall.

“Ini untuk penegakan PNS yang dijam kerja ada di mall. Tapi nanti pendalamannya BPKSDM. Kalau kami penegakkan, karena orang yang pake seragam belum tentu bolos, misalnya guru yang jamnya kosong,” terang Kaonang kepada wartawan, Senin (14/91/2019)

Kaonang mengatakan, belum diketahui secara keseluruhan jumlah total hasil operasi sidak tersebut dari lokasi mall – mall lainnya seperti Metropolis Town Square dan Mall Balekota.

Para PNS yang terciduk sidak tersebut belakangan diketahui merupakan guru. Mereka bakal diserahkan kepada BPKSDM untuk dilakukan langkah selanjutnya.

Sementara itu, Nursiwan, Kabid Pembinaan BKPSDM Kota Tangerang menyatakan, pihaknya bakal mendalami pegawai berseragam ASN yang terciduk. Sebab, para ASN yang berkeluyuran tidak serta merta berasal dari pemerintah Kota Tangerang.

“Nanti kita lihat seperti apa kesalahannya. Karena tak semua orang berseragam di sini merupakan PNS. Bisa saja mereka pegawai dibawah kementrian atau lainnya. Tapi karena mereka disini makanya kita periksa, dan kita data,” jelasnya.

Nursiwan menambahkan, apabila memang terbukti ada pelanggaran, mereka bakal berikan teguran hingga sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Terlebih lagi guru, kalau guru jamnya flexible yah. Jadi saat mereka jam kosong terus disini itu memang tidak apa. Namun, kami imbau agar mereka tidak memakai seragam karena akan merusak citra,” pungkasnya. (Amd)